Berita Terbaru

The latest news from the Joomla! Team

Fakultas Pariwisata Gelar Ujian Sertifikasi

Fakultas pariwisata Universitas Stikubank (Unisbank) Unisbank Semarang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Gunadharma Utama menyelenggarakan ujian sertifikasi profesi. Sebanyak 98 orang mengikuti ujian berupa pengetahuan dan ketrampilan. Terdapat 4 profesi pariwisata yang diujikan, yaituFood Beverage Service, Food Product, Housekeeping dan Front Office. Ujian sertifikasi profesi pariwisata ini diselenggarakan di Gedung D.6.1 Kampus Unisbank Kendeng Semarang (28 mei 2016).

Dekan Fakultas  Unisbank Semarang Artin Bayu Mukti,A.Par.,M.Par menuturkan, ujian kompetensi ini merupakan sarana untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku pariwisata. Dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) memaksa para pelaku pariwisata harus bersaing dengan tenaga kerja asing. Jika tidak disiapkan mulai dari sekarang, kita khawatir nanti pelaku pariwisata akan didominasi tenaga asing, jelasnya. Bayu menambahkan, para peserta ujian sertifikasi juga mendapatkan tambahan pengetahuan dan ketrampilan juga dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang,khususnya profesi Food Beverage Service, jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Drs. Giarsito Sapto Putranto dari Dinas Pariwisata Kota Semarang. Dalam sambutannya Giarsito memberikan apresiasi terhadap kegiatan ujian sertifikasi ini. Dengan mempunyai sertifikat kelulusan ujian sertifikasi,maka ini dapat dijadikan parameter akan kualitas pelaku pariwisata. Kualitas produk itu tidak lepas dari bagaimana pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki pelaku pariwisata itu sendiri. Hal ini sejalan dengan kampanye pemkot semarang, Ayo berwisata ke Semarang, jelasnya.

Sedangkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Gunadharma Utama Vera Dhamayanti mengungkapkan, ini adalah awal kerjasama yang baik dengan Fakultas Pariwisata Unisbank Semarang. Kita sama sama mempunyai komitmen untuk terus menerus meningkatkan kapasitas para pelaku pariwisata jelasnya.

Unisbank Gelar Kuliah Umum Bahasa Mandarin

Dimulainya masyarakat ekonomi asean (MEA) secara langsung menuntut bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia,termasuk penguasaan bahasa. Dalam rangka itulah, pada tanggal 19 Mei 2016, Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang  menyelenggarakan kuliah umum bertema “Metode Mudah Belajar Bahasa Mandarin”. Kuliah umum yang diselenggarakan di kampus Unisbank Kendeng ini menghadirkan Koordinator Pelatihan Bahasa Mandarin dari Dinas Pendidikan kota Beijing, yaitu Mrs. Wang Na.

Rektor Unisbank Semarang, Dr.H. Hasan Abdul Rozak, SH.CN.MM dalam sambutannya menuturkan, kuliah umum ini merupakan tindaklanjut kerjasama Unisbank dengan Univeritas Guangdong  dan juga pemerintah Tiongkok (China). Seperti yang sudah tertuang dalam perjanjian sebelumnya, kerjasama ini berkaitan dengan pengembangan dunia pendidikan, mulai dari penelitian, hingga program beasiswa. pemerintah Tiongkok dan Universitas Guangdong secara terbuka sudah menawarkann program beasiswa studi lanjut untuk program sarjana dan paska sarjana di Tiongkok. Selain itu juga masing masing kelembagaan berkomitmen untuk menyelenggarakan program pertukaran mahasiswa dan dosen. Sehubungan dengan tindaklanjut program kerjasama inilah maka penting bagi kita untuk memahami budaya Tiongkok beserta  bahasa yang mereka pakai sehari hari. Bagaimana mungkin kita akan kirim dosen untuk studi lanjut jika kita belum banyak mengerti bahasa mandarin, jelasnya.

Dr.H. Hasan Abdul Rozak, SH.CN.MM menambahkan, sebelumnya juga, Unisbank juga mendatangkan dekan Fakultas Bahasa Asing-Universitas Guangdong, Prof Cai Jin Cheng MA. Bahkan belum lama ini juga Unisbank menyelenggarakan seminar internasional bertajuk Pemahaman Lintas Budaya antara Indonesia dan Tiongkok kerjasama juga dengan Hebei Normal University Cina, tuturnya.

Hadir sebagai peserta kuliah umum sujumlah 120 orang yang terdiri dari  dosen dan mahasiswa di 6 (enam) Fakultas Unisbank, yaitu Fakultas Ekonomika & Bisnis, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Hukum, Fakultas Pariwisata, Fakultas Teknik serta Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya. Dalam kuliah umum itu juga, Mrs.Wang Na mengajak para peserta untuk praktek berkomunikasi dengan bahasa mandarin secara mudah.

Fakultas Hukum Unisbank Gelar Debat Konstitusi

SEMARANG – Pro-kontra dalam berbagai persoalan hukum seringkali terjadi. Yang terbaru saat ini adalah pro-kontra dalam menyikapi wacana hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual.

Bahkan, belum lama ini ruang lingkup praperadilan terhadap penetapan tersangka juga memunculkan pro-kontra setelah dikabulkannya gugatan praperadilan terhadap penetapan tersangka perwira Polri Budi Gunawan. Pro-kontra ini muncul, karena penetapan tersangka tidak masuk dalam ruang lingkup praperadilan yang diatur dalam KUHAP.

Berbagai persoalan hukum inilah yang melatarbelakangi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hukum Unisbank menyelenggarakan Kompetisi Debat Konstitusi tingkat internal Unisbank Semarang. Debat konstitusi diikuti tim yang terdiri atas tiga orang. Total ada 21 mahasiswa yang ikut dalam kompetisi ini.

Ketua panitia debat konstitusi, Abdulah Abas mengatakan, ada beberapa tema yang ditentukan panitia, yaitu Praperadilan Penetapan Tersangka, Dana Aspirasi DPR, Peninjauan Kembali yang boleh diajukan lebih dari satu kali, dan Tindak Pidana Korupsi masuk KUHP.

Total hadiah yang disediakan panitia adalah uang tunai sebesar Rp 1 juta, piala, dan sertifikat. Abas mengatakan, dalam babak final peserta debat konstitusi kelompok pro dan kontra akan diminta panitia untuk mengupas soal wacana dihidupkannya kembali Garis Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Dekan Fakultas Hukum Unisbank Semarang Dr Safik Faozi SH MHum saat membuka acara mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap acara ini. Kegiatan ini dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam bidang hukum.

”Dinamika hukum begitu cepat berkembang. Berbagai persoalan yang muncul dalam masyarakat harus mampu diselesaikan dengan hukum. Bukan tidak mungkin mahasiswa mampu menemukan hukum baru,” katanya dalam rilis yang dikirim ke Suara Merdeka, kemarin. (D9-37)

 

Sumber : Suara merdeka

Kembangkan kewirausahaan, Unisbank Semarang Gandeng Bank Jateng

Tahun 2015 jumlah pekerja di Jawa Tengah yang terkena PHk sejumlah 7.608 orang. Sedangkan data BPS tahun 2015 juga menyebutkan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 75,6 juta orang. Sementara itu diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan mempersempit peluang kerja karena harus bersaing dengan pekerja asing. Hingga saat ini ada ada 69.025 tenaga asing yang bekerja di Indonesia. berbagai persoalan ini, solusinya adalah mengembangkan ekonomi kreatif atau mendorong masyarakat untuk berwirausaha. Demikian disampaikan ketua KADIN Jateng Kukrit Suryo WIcaksono pada acara “sambung rasa, menghubungkan ide dan realisasi mahasiswa yang digelar oleh Unisbank Semarang di halaman parker Unisbank mugas (04/04/16).

Hadir narasumber lain adalah Direktur Utama Bank Jateng,Supriyatno. Menurutnya Bank Jateng berkomitmen mengambangkan ekonomi masyarakat termasuk mendorong usaha baru yang dilakukan mahasiswa. Konsep pemberian kail yaitu dengan menumbuhkan usaha baru dan memberikan permodalan yang mudah tanpa agunan dan dengan bunga rendah. Kita akan memberikan palfon sampai dengan 2 juta rupiah dan kita targetkan tahun ini jumlah debiturnya menjadi 25.000 orang sejawa tengah. kita akan kucurkan permodalan sebesar 50 milyar secara bertahap,jelasnya.

Rektor Unisbank Semarang Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM menyambut gembira atas peluang ini. Secara konkrit hari ini kita akan menandatangani nota kesepahaman antara Unisbank Semarang, Bank Jateng dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah. Kerjasama ini diharapkan dapat menumbuhkan kewirausahaan yang sudah dilakukan oleh mahasiswa Unisbank. Ini merupakan bagian dari rencana strategis Unisbank sebagai perguruan tinggi swasta yang berbasis Entrepreneural,IT Based University. Tahun 2018 Unisbank menargetkan 3 (tiga) kluster bisnis mahasiwa, yaitu Teknologi, Industri Kreatif dan Agribisnis. Diharapkan pula, dari nota kesepahaman ini Bank Jateng bersama Dinas Koperasi dan UMKM Jateng dapat bersinergi mendampingi kewirusahaan mahasiswa Unisbank, pinjaman permodalan dan berkoordinasi dengan mitra lainnya untuk menumbuhkan ekonomi di Jawa Tengah, harapnya.

Seusai diskusi, Rektor Unisbank Semarang bersama dengan Ir. Gayatri Indah Cahyani Ketua Dinas Koperasi dan UMKM jateng, Supriyatno Dirut Bank Jateng dan ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo WIcaksono memotong pita sebagai tanda dimulainya ekspo kewirausahaan oleh mahasiswa Unisbank Semarang. tercatat ada 118 usaha mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam ekspo tersebut,mulai dari kuliner,kerajinan,teknologi hingga garmen.

Unisbank Gelar Kompetisi & ekspo Kewirausahaan

Unisbank sebagai perguruan tinggi yang berbasis IT dan Kewirausahaan benar benar diterapkan dalam kurikulum pendidikanyang diselenggarakannnya. Selain menerapkan dalam kurikulum pendidikannya, Unisbank Semarang secara terus menerus mengasah dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dan lulusannya untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan begitu, setelah lulus dari kampus para lulusan tidak lagi menjadi beban masyarakat menjadi pengangguran atau pencari kerja. Demikian disampaikan Rektor Unisbank Semarang, Dr.H.HasanAbdul Rozak,SH.CN.MM ketika memberikan sambutan pada acara kompetisi dan ekspo kewirausahaan Unisbank 2016 di Kampus Unisbank Mugas (03 Mei 2016).

Ketua Pusat Pengembangan Bisnis dan kewirausahaan (P2BK) Unisbank Fitika Adraini,SH,M,Kn menuturkan,  Kompetisi Kewirausahaan tahun 2016 ini terdapat 118 konsep bisnis dari mahasiswa,mulai dari kewirausahaan berbasis kuliner,jasa hingga kerajinan. Dari 80 konsep bisnis dari mahasiswa, panitia mengambil 25 konsep bisnis yang masuk semifinal. Proposal tersebut diseleksi dengan kualifikasi antara lain dari sisi kreativitas bisnis, keberlanjutan usaha, dan sistematika proposal yang memenuhi sistematika PKM-Kewirausahaan. Kegiatan penyusunan proposal bisnis mahasiswa ini merupakan bagian integratif dari pembelajaran Kewirausahaan yang menjadi kurikulum mahasiswa Unisbank dari semester 2 hingga 5. Fitika menambahkan, kompetisi kewirausahaan akan memperebutkan total modal usaha sebesar Rp 10 juta rupiah.

Hal senada disampaikan oleh Rektor Unisbank, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM. Menurutnya Hasil akhir dari juara kompetisi bisnis ini selain diberi bantuan stimulasi bisnis senilai puluhan juta rupiah dari Unisbank, juga akan dibina oleh Inkubator Bisnis Semai Bisnis Sukses (SBS) Unisbank. Inkubator ini didirikan sebagai tindak lanjut pendampingan kewirausahaan dari kampus sejak tahun 2014. Saat ini inkubator ini dibina langsung oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI serta mendapatkan hibah IbK dari Kementerian Ristek-Dikti. Jejaring pembinaan kewirausahaan kampus ini juga akan semakin kuat karena pada kegiatan Ekspo Bisnis Wiramuda di tahun 2016 ini juga akan ditandatangani memorandum kesepahaman untuk pengembangan pendampingan kewirausahaan dari Bank Jateng. Direncanakan, Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno akan langsung menandatangani bersama Rektor Unisbank besok (Rabu,04/04/2016) pada sela sela Talk Show sambung rasa kewirausahaan dan Ekspo Bisnis Wiramuda Unisbank 2016 di Kampus Unisbank Mugas.