Berita Terbaru

The latest news from the Joomla! Team

Karyawan Unisbank siap berikan layanan prima

Program untuk mengejar Target akreditasi institusi A yang diharapkan akan dicapai 2018 ini terus dilakukan oleh Unisbank Semarang. Tidak hanya sekedar peningkatan kapasitas jajaran staf pengajar atau dosen. Namun juga peningkatan kapasitas jajaran karyawan administrasi akademik dan karyawan bagian layanan umum. Hal ini terbukti ketika Unisbank Semarang menyelenggarakan Training bertajuk Palatihan Arsip Dinamis Menuju Era Papper Less.
Training diselenggarakan pada hari Sabtu, 06 Januari 2018 di Kampus Unisbank Mugas Semarang. Sejumlah 57 karyawan Unisbank Semarang diwajibkan untuk mengikuti training ini. Wakil Rektor II, Dr.Taswan,M.Si membuka sekaligus memberikan motivasi terhadap jajaran karyawan administrasi. Menurutnya banyak hal yang harus dilakukan untuk mengejar target akreditasi A pada Unisbank Semarang secara kelembagaan. Penambahan sarana dan prasarana terus ditingkatkan, termasuk penambahan ruangan laboratorium untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa. Beberapa waktu yang lalu peningkatan kapasitas pengajar melalui metode pengajaran E-Learning juga juga sudah dilakukan. Diharapkan dengan meningkatkan kapasitas jajaran karyawan administrasi, mereka mampu memberikan layanan prima kepada masyarakat,khususnya mahasiswa. Bagaimanapun karyawan administrasi adalah garda terdepan dalam memberikan layanan administrasi, ujarnya.
Hadir sebagai narasumber dalam training ini adalah Sunardi,S.Kom., M.Cs dan Drs. Marius Pramana, M.Si. keduanya berkaloborasi menyampaikan bagiamana standart layananan serta mutu layanan administrasi. Sunardi,S.Kom., M.Cs narasumber sekaligus Kepala Biro Administrasi dan Akademik mengharapkan semua bagian atau bidang administrasi dapat bersinergi. Hal ini menjadi penting guna mensuport dokumen Borang sebagai bagian dari penilaian akreditasi, ungkapnya.

Dr.Sri Isnowati,SE.M.Si dikukuhkan doktor ekonomi di Undip Jumlah Doktor Ekonomi Unisbank bertambah

 

 

Semarang, 08 Junuari 2018.

Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang terus menaikkan kapasitas Sumber daya Manusia (SDM),khususnya jajaran staf pengajar (Dosen). Hal ini terbukti ketika Sri Isnowati,SE.M.Si, salah satu dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unisbank Semarang menyelesaikan studi S3 atau doktornya di Universitas Diponegoro Semarang. Perempuan yang lahir 52 tahun silam ini pada tanggal 22 Desember 2017 mampu mempertahankan disertasinya yang berjudul Exchange Rate Pass Through di Indonesia dengan promotornya Prof. Dr. FX Sugiyanto.

Isnowati menjelaskan, Exchange Rate Pass Through (ERPT) adalah mengukur perubahan nilai tukar terhadap harga domestik. Dampak perubahan nilai tukar terhadap harga domestik  merambat melalui mekanisme transmisi melalui para pelaku dalam perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model ERPT  di Indonesia yang dikaji dari blok konsumen dan blok produsen. Setelah model terbangun, selanjutnya masing- masing model dianalisis secara parsial dengan menggunakan alat analisis Error Correction Model (ECM). Selanjutnya dilakukan analisis secara simultan untuk mengetahui pengaruh perubahan variabel yang digunakan dalam penelitian baik dari blok konsumen dan produsen terhadap harga domestik di Indonesia.

Dalam disertasinya, Sri Isnowati secara khusus mengkensentrasikan dan mendalami keilmuan ekonominya. Isnowati  sejak 1991 sudah menjadi dosen di Unisbank dan dalam kesehariannya mengajar mata kuliah Ekonomi Makro, Ekonomi Moneter dan Ekonomi menejerial. Secara terpisah Rektor Unisbank Semarang Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM mengucapkan selamat dan memberikn apresiasi terhadap dosen FEB ini. Dengan dikukuhnya Sri ISnowati sebagai doktor ekonomi, maka hingga

Telkom Dukung Penuh pembelajaran Elearning Unisbank

Sistem pembelajaran kuliah di Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang terus dilakukan dan disempurnakan. Selain dari sisi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sistem pembelajaran Unisbank saat ini salah satunya dengan sistem E-learning. Yaitu sistem atau konsep pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajarnya. Secara khusus sistem pembelajaran E-learning akan diterapkan pada kelas Reguler 2, paska sarjana, dimana mahasiswanya mayoritas adalah kelas pekerja atau karyawan.

Rektor Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang yaitu Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM menuturkan, penerapan sistem pembelajaran dengan menggunakan E-learning berkarakteristik menggunakan teknologi berbasis informasi dan jaringan. Karena berbasis informasi dan jaringan, maka harus didukung dengen kecepatan dalam mengakses internet. Terkait dengan hal ini, Unisbank Semarang sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Telkom yang nantinya mendukung penuh penerapan sistem pembelajaran E-learning ini. Komitmen PT Telkom sudah tidak diragukan lagi untuk mensuport ini, karena PT Telkom adalah salah satu Dewan Penyantun Unisbank. Dengan dukungan Teknologi berbasis informasi dan jaringani dari PT Telkom, kurikulum, hasil kemajuan belajar, bahan ajar dapat diakses dengan mudah selama 24 jam, jelasnya.

Lebih lanjut Hasan menambahkan, terkait dengan penerapan sistem e-learning ini, Unisbank Semarang dalam jangka pendek akan meningkatkan kapasitas staf pengajar. Bahkan kemarin pada tanggal 20 Desember 2017 di Kampus Unisbank Kendeng dilakukan Training untuk yang pertama kalinya. Peserta training adalah staf pengajar di  internal Unisbank yang mengampu mata kuliah dengan sistem pembelajaran E-learning. Dalam training kemarin secara khusus kita mengundang tim Bhakti Promo Edukasi Universitas Mercu Buana Jakarta, ungkapnya.

Sesuaikan kebutuhan industri, FBIB Unisbank evaluasi penerapan kurikulum

Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusannya, Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya (FBIB) Unisbank Semarang melakukan evaluasi terhadapa penerapan kurikulumnya. Evaluasi ini diselenggarakan pada tanggal 12 Desember 2017 dan dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) di Laboratorium Bahasa Lantai 8, Kampus Unisbank Mugasari Semarang. Sejumlah alumni dari program studi sastra inggris dan lembaga mitra dihadirkan untuk memberikan masukan.

Dekan Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya (FBIB) Unisbank Semarang Endang Yuliani Rahayu,S.S.,M.Pd menuturkan, evaluasi terhadap penerapan kurikulum ini menjadi penting untuk terus dilakukan. Hal ini tak lain untuk melakukan identifikasi apakah penerapan kurikulum sudah sesuai dengan kebutuhan industri yang memakai atau memanfaatkan lulusan Sastra Inggris yang telah bekerja pada institusi tersebut. Dengan demikian, produk lulusan Sastra Inggris benar benar depat beradaptasi ditempat bekerja karena ilmu yang didapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan lembaga mitra jelasnya.

Lebih lanjut Endang menambahkan, kurikulum yang diterapkan di FBIB Unisbank yaitu  Kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Diharapkan dengan terus menerus menyempurnakan kurikulum yang berbasis KKNI inilah, diharapkan proses pembelajarannya dilakukan dengan cara menyandingkan, menyetarakan, mengintegrasikan, sektor pendidikan dan pelatihan serta pengalaman kerja. Dengan begini, lulusannya dapat dengen mudah mendapatkan pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan jabatan kerja di berbagai sector, harapnya.

FH Unisbank dorong siswa menggunakan media sosial secara sehat

 

Perkembangan teknologi selama ini secara langsung telah membawa dampak, baik secara sosial ataupun ekonomi. Tidak dipungkiri, banyak pula yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini memanfaatkan media sosial seperti facebook,Whatsapp ataupun instragram sebagai media promosi terhadap bisnis yang telah dirintisnya. Namun pada sisi lainnya, masih banyak juga pelajar yang tidak memanfaatkan untuk kepentingan positif. Namun justru menjadi  korban penipuan ataupun malah terjerat hukum.

Hal inilah yang melatarbelakangi Fakultas Hukum (FH) Unisbank Semarang menyelenggarakan pendidikan hukum terhadap masyarakat, khususnya kalangan pelajar untuk memanfaatkan teknologi secara sehat dan bermanfaat. Pendidikan hukum mengenai menggunakan media sosial secara sehat diselenggan pada Rabu, 20 Desember 2017 dihadapan 350an pelajar di SMK Farmasi Tlogosari Semarang. Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) FH Unisbank, Karman Sastro menuturkan, banyak pelajar perempuan yang menjadi korban penipuan melalui media sosial. Tidak menutup kemungkinan para pengguna sosial terjerat hukum karena membuat status yang berbau pornografi ataupun yang bersifat mencemarkan nama baik. Jika ini dilakukan maka bisa kena pasal pidana sebagaimana ada dalam UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Karman membahkan, ancaman pidana terhadap pencemaran nama baik ataupun yang berbau kesusilaan dapat diancam pidana. Dengan kondisi saat ini,maka sangat penting kiranya FH Unisbank memberikan informasi sekaligus memberikan pendidikan hukum. Pendidikan hukum ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana memanfaatkan teknologi secara sehat. Tak lupa juga memberikan bekal pengetahuan jika kalangan pelajar ini berhadapan dengan hukum. Kalaupun pejalar ini melakukan tindak pidana, maka tetap ada perlakuan khusus. Hal ini karena mayoritas pelajar masih kategori anak atau dibawah 18 tahun sebagaimana mandat dalam UU Perlindungan Anak, jelasnya.