Berita Terbaru

The latest news from the Joomla! Team

Unisbank Gelar Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu

Mekanisme perencanaan pembangunan nasional sebagaimana diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 2004 tersebut sudah cukup relevan atau dapat dikatakan “tepat” sebagai guidance of the right way yang memadukan berbagai kepentingan, baik itu kepentingan negara (presiden terpilih) maupun partisipasi masyarakat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi negara. Demikian disampaikan oleh Dr.Refly Harun,SH.MH.L.L.M pada seminar nasional dan call paper multi disiplin ilmu dengan tema Kajian Multi Disiplin Ilmu dalam pengembangan Ipteks untuk mewujudkan pembangunan nasional semesta berencana sebagai upaya meningkatkan daya saing global yang digelar oleh Universitas Stikubank (Unisbank) di kampus Unisbank Kendeng, (28 Juli 2016).

Refly menilai, Gagasan pemberlakuan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) atau Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana merupakan sebuah langkah mundur dalam penguatan sistem presidensial dan demokrasi. Hal itu disebabkan besarnya potensi menempatkan kembali MPR sebagai lembaga tertinggi negara (pemegang kedaulatan tertinggi negara) atau locus of power. Jika itu terjadi, maka konsekuensi ketatanegaraan ke depannya berujung pada pola sistem pertanggungjawaban presiden tidak lagi kepada rakyat melainkan kepada MPR. Kondisi ini akan sangat menyulitkan bagi presiden terpilih dalam mewujudkan tujuan bernegara dan mengewajantahkan visi dan misi yang dijanjikan selama masa kampanye pemilihan umum presiden.

Dalam seminar ini diikuti kurang lebih dari 200 orang yang terdiri dari unsur akademisi dan lembaga pemerintahan. Selain refly harun, turut hadir pakar IT, yaitu Ir.Onno Widodo Purba,M.Eg.Ph.D. dengan keynote speaker Dirjen pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti, Prof.Intan Ahmad,Ph.D. Rektor UNISBANK Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM salam sambutanyya  menuturkan, seminar nasional dan call paper multi disiplin ilmu ini kita selenggarakan rutin setiap tahunnya dan ini sudah yang kedua kalinya. Hal ini tak lain bertujuan untuk mengkonsolidasikan para akademisi untuk membuat kajian-kajian dari berbagai disiplin ilmu. Selain seminar, akan dibedah dan didiskusikan 85 kajian dari tokoh akademisi yang akan dipresentasikan dalam forum ini. Dari 115 kajian, kita kategorikan dengan rincian, Teknologi Informasi 22 kajian, Teknik Industri 19 kajian, pariwisata 1 kajian, hukum 19 kajian,ekonomi da bisnis 42 kajian,bahasa dan ilmu budaya 12 kajian.

Hasan menambahkan, menambahkan, mudah-mudahan dengan berbagai kajian disiplin ilmu ini mampu memberikan sumbangan pemikiran untuk melakukan pambangunan yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Tentunya ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan dasa saing global sehingga tidak akan kalah dengan negara negara asean lainnya.

Pemberlakuan GBHN langkah mundur pembangunan

Mekanisme perencanaan pembangunan nasional sebagaimana diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 2004 tersebut sudah cukup relevan atau dapat dikatakan “tepat” sebagai guidance of the right way yang memadukan berbagai kepentingan, baik itu kepentingan negara (presiden terpilih) maupun partisipasi masyarakat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi negara. Demikian disampaikan oleh Dr.Refly Harun,SH.MH.L.L.M pada seminar nasional dan call paper multi disiplin ilmu dengan tema Kajian Multi Disiplin Ilmu dalam pengembangan Ipteks untuk mewujudkan pembangunan nasional semesta berencana sebagai upaya meningkatkan daya saing global yang digelar oleh Universitas Stikubank (Unisbank) di kampus Unisbank Kendeng, (28 Juli 2016).
Refly menilai, Gagasan pemberlakuan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) atau Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana merupakan sebuah langkah mundur dalam penguatan sistem presidensial dan demokrasi. Hal itu disebabkan besarnya potensi menempatkan kembali MPR sebagai lembaga tertinggi negara (pemegang kedaulatan tertinggi negara) atau locus of power. Jika itu terjadi, maka konsekuensi ketatanegaraan ke depannya berujung pada pola sistem pertanggungjawaban presiden tidak lagi kepada rakyat melainkan kepada MPR. Kondisi ini akan sangat menyulitkan bagi presiden terpilih dalam mewujudkan tujuan bernegara dan mengewajantahkan visi dan misi yang dijanjikanselama masa kampanye pemilihan umum presiden.
Dalam seminar ini diikuti kurang lebih dari 200 orang yang terdiri dari unsur akademisi dan lembaga pemerintahan. Selain refly harun, turut hadir pakar IT, yaitu Ir.Onno Widodo Purba,M.Eg.Ph.D.dengan keynote speaker Dirjen pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti, Prof.Intan Ahmad,Ph.D. Rektor UNISBANK Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM salam sambutanyya menuturkan, seminar nasional dan call paper multi disiplin ilmu ini kita selenggarakan rutin setiap tahunnya dan ini sudah yang kedua kalinya. Hal ini tak lain bertujuan untuk mengkonsolidasikan para akademisi untuk membuat kajian-kajian dari berbagai disiplin ilmu. Selain seminar, akan dibedah dan didiskusikan 85 kajian dari tokoh akademisi yang akan dipresentasikan dalam forum ini. Dari 115 kajian, kita kategorikan dengan rincian, Teknologi Informasi 22 kajian, Teknik Industri 19 kajian, pariwisata 1 kajian, hukum 19 kajian,ekonomi da bisnis 42 kajian,bahasa dan ilmu budaya 12 kajian.
Hasan menambahkan, menambahkan, mudah-mudahan dengan berbagai kajian disiplin ilmu ini mampu memberikan sumbangan pemikiran untuk melakukan pambangunan yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Tentunya ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan dasa saing global sehingga tidak akan kalah dengan negara negara asean lainnya.

Tidak Hanya SD dan SMA, Unisbank Juga Anti Perploncoan

Perploncoan ternyata bukan hanya dihindari di lingkungan sekolah dasar dan menengah. Beberapa Universitas juga menjamin tidak adanya masa orientasi yang merendahkan atau bahkan menjurus kekerasan.

Salah satunya adalah Unisbank Semarang yang mengemas kegiatan pembekalan dengan tajuk Campus Trip. Sebanyak 800 mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan gelombang pertama yang akan diselenggarakan pada 18 hingga 19 Juli 2016.

Pembantu Rektor III Unisbank Semarang Dwi Agus Diartono SKom MKom, dalam sambutan ketika membuka acara ini menuturkan. campus trip dan Pengenalan Kampus dan Akademik (PEKAKU) yang nanti akan diselenggarakan dipastikan tidak ada perploncoan.

"Mahasiswa senior kami libatkan dalam kepanitiaan saja dan nantinya juga ada dosen pendamping. Campus Trip adalah program atau kegiatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih jauh tentang Unisbank semarang.

Hari pertama ini kegiatan diarahkan bagi mahasiswa mengenal program Smart Campus, Toefl bahasa Inggris dan pemberian motivasi oleh tim mental caracter building center (MCBC) Unisbank," terang Dwi Agus seperti tertulis dalam keterangan pers yang dikirim humas Unisbank, Selasa (19/7/2016).

Agus menambahkan, mahasiswa baru perlu untuk mengenal program Smart Campus. Karena dengan program ini mahasiswa dapat melihat hasil ujian secara Online. Setiap mahasiwa Unisbank pasti diharuskan mempunyai password untuk dapat masuk ke sistem tersebut.

"Kami berharap kegiatan tanpa perploncoan ini bisa menarik, karena juga diselingi dengan games dan permainan untuk menggantikan hal-hal yang kini dilarang mendikbud," pungkasnya.

Halal Bihalal UNISBANK Hadirkan Pri GS

Minggu pertama  masuk kerja setelah libur Idhul Fitri, Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang menggelar acara halal bihalal di Gedung Olahraga (GOR) Sasana Kridangga lantai 9 Kampus UNISBANK  Kendeng. Kurang lebih 300an dosen, karyawan dan pengurus organisasi mahasiswa hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya itu saja, halal bihalal UNISBANK yang diadakan setiap tahun sekali ini juga dimeriahkan dan dihibur oleh Dicky Reynaldi. Dicky adalah lulusan Sastra Inggris UNISBANK yang populer saat mengikuti kontes Akademi Dangdut Indonesia di salah satu stasiun televisi nasional.

Rektor UNISBANK Semarang Dr. H. Hasan Abdul Rozak, S.H., CN, M.M. dalam sambutannya menuturkan, tema halal bihalal tahun ini adalah mensucikan hati, membersihkan diri bangun sinergi untuk terus berprestasi. Momentum Idhul Fitri ini dapat dijadikan sarana untuk benar-benar melakukan eveluasi atas apa yang telah kita kerjakan dalam hubungannya dengan ketuhanan secara vertikal dan juga horizontal dengan sesama manusia. Dengan membersihkan hati kita akan mendapatkan  kesucian pribadi sehingga mampu menjadi insan yang mempunyai keseimbangan intelektual, spiritual dan sosial, jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh budayawan tersohor Pri GS. Menurutnya dengan kesucian hati kampus UNISBANK akan besar jika karismatiknya muncul. Hal ini akan terwujud jika mampu memaknai hidup untuk sesama dan berkarya. Jika demikian UNISBANK akan menjadi kampus besar dan tidak perlu promosi, ujarnya. Acara halal bihalal antar dosen, karyawan dan pengurus mahasiswa tampak antri mengular untuk saling berjabat tangan memaafkan satu dengan yang lain.

UNISBANK Pererat Tali Silaturahim Lewat Buka Bersama

Keluarga Besar Universitas Stikubank (UNISBANK) Pada hari Kamis, 23 Juli 2016 pk. 16.00-18.30 WIB, mengadakan acara buka bersama yang dihadiri seluruh unsur Pimpinan, Dosen, Karyawan-Karyawati dan Cleaning Service serta Perwakilan Mahasiswa yang bertempat di Kampus Mugas, Jl. Tri Lomba Juang No. 1 Semarang , acara ini diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Ali Fauzin, M.Par., M.Si.
Ketua Panitia Buka Puasa Bersama Bu Endang Yuliani Rahayu, S.S., M.Pd. menuturkan acara yang rutin diadakan tiap bulan puasa ini mudah-mudahan dapat membawa berkah, kebaikan, dan ajang silaturahim bagi seluruh civitas akademika yang hadir, lebih lanjut diharapkan melalui acara ini dapat menambah sikap sabar dan mensyukuri atas kegiatan setiap hari meski menjalankan ibadah puasa dengan penuh cobaan.
Acara yang resmi dibuka oleh sambutan Rektor Unisbank Dr. H. Hasan Abdul Rozak, S.H., CN., M.M. ini mendapatkan sambutan hangat dan meriah oleh seluruh hadirin yang turut merasakan silaturahim antar sesama umat beragama. Buka puasa bersama yang diikuti oleh berbagai pemeluk agama mengindikasikan tidak adanya jarak antara sesama umat beragama yang ada di UNISBANK Semarang.
"Mudah-mudahan lewat acara kali ini mendapat berkah dari Allah SWT. Sebagai bentuk ucapan syukur, agar kita memanjatkan doa untuk proses Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) pada tahun ini mendapatkan hasil yang terbaik" tutur Hasan. "Yang dicermati, UNISBANK adalah rumah kita maka harapan dari puasa ini menjadi meomentum untuk menata diri dengan pikiran yang rasionaloitas dan hati nurani yang senantiasa diasah. semoga acara ini tidak jadi akhir dari rutinititas, tapi sebagai momentum silaturahim antar sesama kita. Biar hubungan yang ada tetap terjaga dengan utuh, baik hubungan secara vertikal maupun horisontal.

Acara ini digelar 1 tahun sekali pada bulan puasa untuk mempererat tali silaturahim dan menciptakan rasa kekeluargaan yang tinggi antar sesama di lingkungan UNISBANK.