Berita Terbaru

The latest news from the Joomla! Team

Universitas Stikubank dan Chulalongkorn Thailand Lakukan Riset dan Belajar Bersama Profesor dan Mahasiswa

Tanggal 21-30 Maret 2016 2 dosen Manajemen Informatika (MI), Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNISBANK, atas nama Sunardi, S.Kom., M.Cs. dan Sri Mulyani, S.Kom., M.Kom. mengikuti acara riset dan belajar bersama Professor dan mahasiswa Universitas Chulalongkorn, Thailand dengan materi “Printing Standardization and Quality Control in Offset Printing” di Fakultas Sains di Universitas Chulalongkorn, Bangkok Thailand.

Pada kesempatan ini dosen MI UNISBANK didaulat untuk berbagi pengetahuan terkait dengan riset yang dilakukan di “Department of Imaging and Printing Technology” sesuai standar ISO 12647-2 di kelas bersama mahasiswa S1 Fakultas Sains. Dimana riset tersebut dilakun selama satu minggu di Pabrik Printing Chulalongkorn, Thailand.

Sesi kelas ini membahas tentang Standarisasi Warna pada teknologi printing digital dan offset sesuai dengan ISO 12647-2 dan FOGRA 39 yang diawali dengan proses Kalibrasi Monitor dan Printer, dan akhirnya diperoleh tabel dan grafik nilai warna yang sesuai dengan batas toleransi ± 0.05.

Pada kesempatan sebelumnya, dosen D3-MI UNISBANK juga ikut bergabung dalam pemaparan riset antar perguruan tinggi lintas negara bersama Professor Aran Hansuebsai (Chulalongkorn), Professor Yasushi Kiyoki, Ph.D., Shiori Sasaki, Ph.D., dari Keio University, Jepang.

Kegiatan riset, dan pembelajaran terkait dengan Desain Grafis, Kreasi digital, Desain Kemasan, dan bidang IT lainnya bisa terselenggara berkat kerjasama antara Universitas Stikubank Semarang dengan Universitas Chulalongkorn, Thailand untuk meningkatkan kualitas lulusan IT khususnya Manajemen Informatika.

Professor Aran Hansuebsai, Ph.D. dari Departemen Teknologi Printing dengan setia berbagi pengalaman dalam industri printing di Thailand termasuk kurikulum yang diterapkan dalam pembelajaran bersama mahasiswanya kepada kedua dosen D3-MI UNISBANK. Prof. Aran selain menjadi dosen di Chulalongkorn, juga menduduki beragam jabatan antara lain: Pusat Riset Industri Printing, Jurnal Printing dan Kemasan, Museum Teknologi Imaging, Departemen Teknologi Printing dan Imaging.

Dengan berbagai pengalaman di bidang teknologi printing itulah yang bisa menjadi wasasan dan meningkatkan mutu Dosen UNISBANK  dalam pembelajaran yang diharapkan mampu membekali mahasiswa yang siap bersaing di era MEA. Sebagaimana yang dilansir dalam harian Republika, Sabtu, 26 Maret 2016, 06:10 WIB bahwa SDM Indonesia bidang grafika, kemasan, desain grafis, produk digital kreatif, dan lainnya sejajar dengan bangsa lainnya.

Pendaftaran Beasiswa PPA

 

 

 

Bagi mahasiswa Unisbank yang berminat untuk mengajukan beasiswa, pendaftaran Beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) telah dibuka.

Pendaftaran dibuka hingga 8 April 2016.

Persyaratan umum pemohon beasiswa adalah sebagai berikut :

1. Terdaftar sebagai mahasiswa PTS di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) dengan ketentuan :

a. Program DIII : minimal semester II maksimal semester IV

b. Program DIV/S1 : minimal semester II maksimal semester VI

2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semester ganjil mahasiswa yang diusulkan untuk PPA minimal 3,00

3. Tidak sedang / akan mengambil cuti kuliah sampai dengan akhir Desember 2016

4. Tidak sedang / berstatus sebagai pegawai (swasta/ negeri) sampai dengan akhir Desember 2016

5. Tidak menerima bantuan pendidikan dan beasiswa lain dari sumber APBN / APBD (Bidikmisi, Beasiswa Pemprov Jateng, dsb)

6. Pada akhir bulan Desember 2016:

a. umur mahasiswa untuk DIII : 18-23 tahun

b. umur mahasiswa untuk DIV / S1  : 18-24 tahun

 

Berkas Kelengkapan Permohonan Beasiswa

1. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) terbaru

2. Fotocopy Kartu Rencana Studi (KRS) terbaru

3. Fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) atau Transkrip Nilai Semester yang menunjukkan IP Kumulatif (IPK) terakhir yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi

4. Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga terbaru (menjelaskan bahwa di dalam KTP dan Kartu Keluarga berumur 24 tahun untuk S1 dan dibawah 23 tahun untuk D3 dan     mahasiswa yang bersangkutan tidak tercantum sebagai PNS/Pegawai Swasta)

5. Fotocopy halaman muka buku tabungan/rekening yang masih aktif dan dilegalisir oleh bank penerbit atas nama sendiri

6. Surat Keterangan Tidak Mampu / Surat Miskin dari Kecamatan

7. Foto 3 x 4 berwarna 2 lembar

 

Download Formulir Berkas Pendaftaran dibawah ini  :

Formulir Permohonan

Rekap Berkas Pendaftaran

Surat Pernyataan

Berkas berkas beasiswa dikumpulkan ke FAKULTAS MASING-MASING.

FBIB Unisbank Gelar Lomba Cerita Rakyat

Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya (FBIB) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang menggelar lomba cerita rakyat memperebutkan piala bergilir dekan. Acara digelar di lantai 8, Kampus Mugas Unisbank dengan diikuti oleh pelajar SMA se-Kota Semarang. Ketua panitia, Agnes Widyaningrum, SE, S.Pd, M.Pd menuturkan, lomba ini digelar bertujuan mengenalkan dan mempertahankan budaya bangsa. Cerita rakyat ini dikemas dan diceritakan dengan berbahasa Inggris. Jadi selain mengenalkan cerita cerita rakyat, namun juga meningkatkan kapasitas pelajar dan berbahasa Inggris.

Agnes menambahkan, penilaian lomba didasarkan atas penampilan peserta, aspek bahasa dan isi atau kreatifitas cerita. Pemenang akan mendapatkan piala, sertifikat dan hadiah uang senilai 1,8 juta rupiah. Hadir sebagai pemenang adalah, juara pertama Apriliando Eka Bayu, juara kedua Filail Dela Delfia, keduanya dari SMA Kestarian 2 Semarang dan juara ke tiga diraih oleh Anandha Dhea dari SMA Kesatrian 1. Sedangkan lomba pengejaan bahasa Inggris (spelling Bee) pemenang pertama diraih oleh Ilsa Valentina (SMA Theresiana), juara kedua Regina Nur Alisyah (SMA Kesatrian 2 dan Juara ketiga Tio Oktaviana (SMA Theresiana).

Hal senada disampaikan oleh Dekan FBIB Unisbank Semarang, Dr. Sugeng Purwanto, MA, mengatakan, lomba semacam ini terus dilakukan setiap tahunnya. Dalam rangka nguri-nguri budaya bangsa inilah, tahun ini juga akan digelar Cultural Festival. Hal ini tak lebih untuk menyediakan sarana bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kemampuan dan pengetahuan dalam bermusik, puisi hingga teater. Dengan acara semacam ini diharapkan budaya

MENANAMKAN SEMANGAT SAMURAI DI KEHIDUPAN SEHARI HARI BERSAMA SAMURAI KENBUJUTSU INDONESIA

 

Sabtu, 26 Maret 2016, ada sesuatu yang berbeda di kampus Unisbank Jl. Tri Lomba Juang, No. 1, Semarang. Beberapa orang berpakaian ala Samurai (Kesatria Jepang) tampak memasuki ruang seminar lantai 9. Mereka berasal dari Samurai Kebujutsu Indonesia, yang mengadakan kegiatan bertema Bushido Spirit Samurai, dengan materi Learn Japanese Ethnic and Leadership from Samurai.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama Unisbank dan Samurai Kenbujutsu Indonesia. Hadir dalam kegiatan ini adalah Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dwi Agus Diartono, S.Kom, M.Kom, Maryono, A.Kp, SE, MM, Ak, serta Motivator dari MCBC Unisbank,  Bambang, SP, yang hadir untuk membuka acara.  Dalam sambutanya, Dwi Agus menyampaikan, budaya Jepang memiliki banyak hal yang sangat menarik, semoga dengan semangat Bushido, bisa memotivasi peserta seminar untuk maju, dan hidup lebih baik”, pungkasnya.

Bushido, berasal darin kata “bushi” yang artinya pendekar, dan “do” yang artinya jalan. Bushido adalah jalan hidup pendekar yang ada di Jepang. Bushido adalah satu ajaran yang selalu dipakai oleh Samurai (Kesatria Jepang) dalam menapaki jalan hidupnya.

Hadir langsung, Shihan (Guru) dari Jepang, yaitu Kawazu Yoshimasa, beliau adalah Master Samurai dari seluruh Jepang, M. Edi Suharyawan, S.Ikom, CHC, Master Trainer yang juga menjadi Guru di Samurai Kenbujutsu Indonesia, serta beberapa rekanya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Samurai Kebujutsu Indonesia, bertujuan untuk menerapkan hal hal positif dari semangat Ksatria Samurai, khususnya kepada generasi muda. Tidak hanya itu, pembicara pada seminar ini juga membagikan ilmu-ilmu dari budaya negara Jepang, dalam bekerja, berperilaku sehari hari, disiplin, hormat dan tegas dari negara Jepang, sehingga negara Jepang bisa menjadi maju seperti sekarang.

“Kenbujutsu adalah seni tari di Jepang yang menggunakan Pedang atau Katana Laito atau Pedang Tumpul,” ujar Kawazu dalam bahasa Jepang, yang diterjemahkan oleh Edi.

Edi juga menyampaikan, dengan Kenbujutsu kita belajar tentang Bushido, yaitu nilai-nilai yang dianut para Ksatria Samurai. Sikap, mental,  dan sifat yang jujur, berani, setia dan memegang teguh komitmen pada kebenaran merupakan ciri khas karakter Bushido para Ksatria Samurai.

Rektor Unisbank Beri Pelatihan Industri Kecil Menengah Jateng Untuk Hadapi MEA

Masyarakat ekonomi ASEAN telah dimulai tahun 2016 ini. Tantangan ekonomi global inilah menuntut kesiapan para pelaku industri untuk bersaing dengan pelaku usaha mancanegara.

Daya saing dan kualitas produk lokal tidak boleh kalah saing, dan tidak kalah penting adalah sumber daya manusia para pelaku industri itu sendiri.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas para pelaku industri kecil menengah (IKM) untuk menghadapi MEA, Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan IKM Agro Kimia dan Hasil Hutan di Hotel Borobudur Magelang dari tanggal 15 sampai dengan 18 Maret 2016.

Peserta pelatihan sejumlah 40 orang para pelaku industri menengah yang sudah merintis usaha,khususnya produk produk hasil hutan. Rektor Unisbank Semarang, Dr. H. Hasan Abdul Rozak, SH, CN, MM., turun langsung memberikan materi pelatihan. Dalam keterangan tertulisnya, yang dikirim Senin (21/3/2016). Hasan menyatakan, kapasitas SDM para pelaku industri kecil menengah harus ditingkatkan.

"Secara tidak langsung, MEA menuntut kita untuk lebih meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap kewirausahaan, maka Unisbank memberikan bekal wawasan mengenai kebijakan pemerintah berkaitan dengan kegiatan kewirausahaan, administrasi hingga manajemen dalam mengelola industri kecil menengah," tulisnya.

Ia berharap kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah lebih ditingkatkan lagi sehingga bisa mendampingi IKM agar mampu menghadapi MEA. Hal senada disampaikan oleh pemateri dari Unisbank lainnya, yaitu Dr. R. Basiya, MM, menurutnya dalam pelatihan ini kita awali dengan mengidentifikasi permasalahan para pelaku IKM.

"Berangkat dari permasalahan itu, kita dorong mereka untuk melakukan pemetaan sekaligus membuat strategi mengembangkannya. Bahkan sehabis pelatihan paling tidak mereka sudah dapat membuat peta usaha, mulai dari produksi,manajemen hingga pemasaran. Karena 3 (tiga) hal inilah yang seringkali menjadi permasalahan para pelaku IKM," jelasnya. (*)