Berita Terbaru

The latest news from the Joomla! Team

Progdi Akuntansi Unisbank Raih Akreditasi A

Prestasi kembali ditorehkan oleh Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang pada awal tahun 2017 ini. Berdasarkan Surat Keputusan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 0187/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2017, program studi Akuntansi Unisbank Semarang mendapatkan kado indah dengan naik statusnya dari semula terakreditasi B kini menjadi terakreditasi A. Hasil baik ini tak lebih karena tim borang progdi Akuntansi yang mampu menyampaikan fakta serta penjelasan kepada 2 (dua) Asesor BAN-PT, yaitu Prof.Dr.Sutrisno,SE.,M.Si,Ak dan Drs.ec.Sujoko Efferin,M.Kom (hons),M.A.,Ph.D ketika pada tanggal 4-6 Desember 2016 lalu melakukan visitasi di Unisbank Semarang.
Rektor Unisbank Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM menuturkan, secara pasti dan bertahap kita terus akan tingkatkan akreditasi pada program studi lainnya di Unisbank. Perlu diketahui sebelumnya, program diploma 3 (tiga) pada progdi Keuangan Perbankan pada tahun 2016 juga mendapatkan akreditasi A. Dengan diraihnya Akreditasi A pada progdi Akuntansi ini merupakan parameter yang dapat dijadikan tolak ukur bagaimana kualitas pendidikan di kampus Unisbank, jelasnya.
Hasan menambahkan, terdapat 7 (tujuh) standar penilaian dalam akreditasi program studi dan perguruan tinggi (PT), yaitu (1)  yaitu visi misi PT, (2) tata kelola (3) Kemahasiswaan dan alumni (4) Kurikulum (5)sarana dan prasarana (6) Sumber daya manusia dan (7) penelitian serta pengabdian masyarakat. Standar penilaian inilah yang kita akan terus tingkatkan sehingga semua progdi di Unisbank diharapkan mendapatkan akreditasi A semua. Bahkan menjelang penghujung tahun 2016 lalu, akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) Unisbank juga mendapatkan akreditasi B,ujarnya
keterangan Foto : rektor Unisbank setelah mendapatkan SK dari BAN-PT kemudian diserahkan kepada kepala program studi S1 Akuntansi Achmad Badjuri,SE,M,Si.,A,kt

 

Lindungi peneliti dan Pelaku usaha, Unisbank Mendirikan Sentra HKI

 

LPPM Universitas Stikubank Semarang bekerja sama dengan KADIN Jawa Tengah dan Suara Merdeka akan menyelenggarakan kegiatan “SOSIALISASI DAN WORKSHOP HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL” dengan tema “Membangun dan melindungi kekayaan intelektual bagi peneliti dan Pelaku Usaha. Acara yang digelar pada Rabu 25 Januari 2017 di Ruang D.6.2 Universitas Stikubank Kampus Kendeng Semarang. Hadir sebagai pembicara adalah Kukrit S.W. (Ketua Kadin Jateng dan CEO Suara Merdeka), Ratna Kawuri, S.H. (Disperindag Jateng), Lapon Tukan Leonard, S.H., (dosen Undip) Prof. Dr. Budi Santosa, S.H., Dr. Kholis Roisah, S.H., M.Hum. (disperindag Jateng). Karena ada kegiatan lain, Kukrit S.W berhalangan hadir dan digantikan oleh Agustina Devi Direktur EDUKADIN.
Rektor Universitas Stikubank Semarang Dr. H. Hasan Abdul Rozak, S.H., C.N., M.M. dalam sambutan acara ini menuturkan, workshop ini merupakan rangkaian bentuk komitmen Unisbank Semarang dalam melindungi hasil riset atau penelitian dan pengabdian yang diharapkan dapat dipatenkan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah bermuara pada publikasi internasional bereputasi dan dapat memperoleh HaKI. Hal ini tentunya sejalan dengan mandat UU 18 Tahun 2002 Sistem Penelitian,Pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Peraturan ini mengisyaratkan keberadaan Perguruan Tinggi untuk mengelola kekayaan intelektual. Terkait dengan hal inilah, maka hari ini juga secara simbolis kita menyerahkan “kunci” sebagai tanda pendirian SENTRA HaKI Unisbank, yang kebetulan secara kelembagaan kita mempercayakan kepada Agus Prasetyo Utomo,S.Kom.,M.Kom sebagai nahkodanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Agus Prasetyo Utomo,S.Kom.,M.Kom Dosen Fakultas Teknologi Informasi yang dipercaya sebagai Ketua Sentra HaKI ini berkomitmen untuk terus menerus menfasilitasi para peneliti dari kalangan akademisi dan para pelaku UMKM untuk pendaftaran dan melakukan pengurusan kekayaan intelektual baik itu Hak Cipta,Merk,Desain industry maupun paten, ungkapnya.
Salah satu narasumber Workshkop yaitu Prof. Dr. Budi Santosa, S.H memaparkan bahwa Negara mempunyai tanggungjawab untuk memberikan perlindungan terhadap kekayaan intelektual. Ini adalah bentuk penghargaan terhadap hasil karya orang. Namun demikian, perlu ada partisipasi aktif oleh para peneliti ataupun pelaku UMKM untuk melakukan pendaftaran terhadap PATEN ke Ditjen HKI, jelasnya.

 

Seminar HMPS FT ”Membangun Home Hndustri Guna Menciptakan Lapangan Kerja Bagi Masyarakat”

Dilaksanakan pada hari rabu, 30 November 2016. Bertempat di kampus unisbank kendeng, di ruang D.62. Mengundang Daniel Lukito,S.T, M.M,MSc.IB founder & director of Jordan Plastic dan Miestaq Husain,S.Kom owner FliP Studio sebagai pembicara. Jumlah peserta yang mendaftar sampai hari H berjumlah lebih dari 115 peserta. Peserta tidak hanya dari program studi Teknik Industri, tetapi juga dari program studi lain seperti Akutansi, Manajemen, Hukum dan yang lainnya.Peserta yang berasal dari universitas lain seperti udinus, unpand dan yang lainnya.Selain mahasiswa, seminar ini juga diikuti dosen progdi Teknik Industri dan ada beberapa dosen dari luar prodgi Teknik Industi.

Diketuai oleh Andriyanto E.S, seminar ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan dapat berjalan dengan lancar. Pada sesi pertama dengan pembicara Daniel Lukito, memberikan materi tentang memilih usaha yang tepat untuk digeluti dan bagaimana cara mengembangkannya. Dalam penjelasannya, beliau menjelaskan tentang 4 tipe pekerja yaitu business owner, employed, self employed dan investor.Dari keempatnya, bisa membawa ke jalan kesuksesan, yang dapat didorong dengan 4 hal, yaitu knowledge, skills, networking (connection) dan attitude. Keempatnya sangat penting bagi seseorang agar dapat menuju jalan kesuksesan. Diakhir sesi pertama beliau memberikan panduan dalam memilih bidang usaha yang ingin digeluti, antara lain : pilih beberapa usaha yang paling menguntungkan – lalu pilih yang paling disukai – yang terakhir, pilih yang paling mudah untuk dilakukan.

Setelah sesi pertama usai, panitia memberikan hiburan musik yang dibawakan oleh mahasiswa Tteknik Industri UNISBANK Semarang.

Sementara pada sesi kedua,Miestaq Husain memberikan materi tentang bagaimana merintis sebuah usaha dan cara bangkit dari keterpurukan. Beliau memberikan cerita yang dapat menginspirasi seseorang untuk terus berkarya walupun ada pada titik terendah dalam hidupnya. Beliau menceritakan bagaimana awal mula merintis usaha kecil kecilan dengan 2 orang sebagai helper nya yang mau dibayar dengan uang sebesar 100 ribu rupiah untuk 1 bulan kerja. Hingga sekarang beliau memiliki usaha yang sangat menjanjikan.

Kemudian dilanjut ke sesi tanya jawab, para peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan kepada para pembicara. Dan setelah sesi tanya jawab,

FT Kunjungan Industri PT.Sarihusada Generasi Mahardika

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi program kerja HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Teknik Industri UNISBANK Semarang.Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 6 Desember 2016. Dengan peserta yang berjumlah 52 orang yang terdiri dari mahasiswa dari semester 1, 3 & 5 Teknik Industri dan dosen pendamping Ir. Endro Prihastono,M.Kom,IPM. Kegiatan ini diketuai oleh Robin, dilaksanakan dengan lancar walaupun terkendala hujan.

PT. Sarihusada Generasi Mahardika yang biasanya dikenal dengan produk susu SGM ini didirikan pada tahun 1954, namun awal mulanya menggunakan nama NV Saridele. Baru pada tahun 1972 berganiti nama menjadi Sarihusada sebagai hasil joint venture PT. Kimia Farma dan PT.Tiga Raksa. Pada tahun 1983, Sarihusada melakukan IPO di lantai Bursa Efek Jakarta. Sebagai sebuah perusahaan listing posisi kepemilikan saham mengalami sejumlah perubahan signifikan. Tahun 1992, PT Tiga Raksa menjadi pemegang saham mayoritas.

Setelah berkeliling melihat proses Filling dan Packing, mahasiswa Teknik Industri UNISBANK Semarang kembali ke Gazebo untuk melakukan penutupan dan testimonial terhadap PT.Sarihusada Generasi Mahardika. Kemudian melakukan sesi foto bersama di halaman perusahaan serta penyerahan cendera mata yang diwakili oleh staff kemahasiswaan Ir. Endro Prihastono,S.T,M.Kom.

Unisbank Raih Runner Up Ajang adu Ide dan Kompetisi Kewirausahaan

Setelah melalui proses panjang, akhirnya salah satu tim ide muda Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang berhasil menyabet Juara 2 (dua) dalam gelar adu ide dan Inovasi yang selenggarakan oleh Suara Merdeka dan Kadin Jateng. Sebanyak 10 finalis dari lima universitas di Semarang,yaitu Undip, Unnes, Unika Soegijapranata, Unisbank dan Udinus harus mempresentasikan ide atau gagasannya dihadapan dewan juri di Auditorium RRI, Jl. Ahkmad Yani Semarang ( Senin, 19 Desember 2016 ).

Berdasarkan keputusan dewan juri, yang terdiri dari Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono;  President Director Siba Surya, Steve Suryaatmaja; Direktur Sales dan Marketing Suara Merdeka, Eri Kuncoro; Ketua Hipmi Jawa Tengah , M Reza Tarmizi dan Ketua Komite Kewirausahaan Kadin Jawa Tengah, Bayu Krisna, Unisbank Semarang ditetapkan menjadi juara kedua, juara pertama diraih oleh Undip Semarang dan juara ketiga direbut oleh SM Digital Army.

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (P2BK) Fitika Andraini,SH.M.Kn menuturkan, tidak sia-sia perjuangan mahasiswa kita mendiskusikan hingga larut malam  menelurkan  ide dan inovasi hingga meraih prestasi ini. Mayoritas finalis menuangkan gagasan dalam mengembangkan perusahaan dengan studi kasus Suara Merdeka Group dan SIBA SURYA dalam bentuk aplikasi. Aplikasi WarKom atau Warung Komunikasi mengantarkan 7 (tujuh) Mahasiswa Unisbank menjadi juara kedua. Dalam aplikasi ini didesain mengantarkan media cetak agar tetap bertahan dan semakin maju walaupun banyak bermunculan media online. Dengan meraih juara kedua ini, mahasiswa Unisbank berhak mendapatkan uang tunai 7,5 juta. Tidak hanya itu saja, supporter kita juga mendapatkan uang sebesar 1 juta atas yel yelnya ketika memberikan support tim, jelasnya.

Rektor Unisbank Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM tampak hadir hingga larut malam memberikan support terhadap mahasiswanya. Hasan menuturkan,secara kelembagaan Unisbank sudah menyiapkan semuanya,khususnya kewirausahaan sesuai dengan visi misi Univeritas yang melahirkan tenaga professional dan berdaya saing yan berbasis kepada kewirausahaan dan IT.  Kompetisi ini hanyalah sarana untuk menyiapkan mental mahasiswa sehingga lebih matang dan siap digunakan oleh perusahaan ataupun menciptakan peluang kerja, jelasnya.