Seminar Multi Disiplin Ilmu Unisbank "Perkuat potensi wisata daerah"

Kurang lebih 200 orang para peneliti dan praktisi kumpul di Kampus Unisbank Kendeng Semarang. Mereka berasal 45 perguruan tinggi dari 10 Propinsi di seluruh Indonesia dan menghadiri seminar multi disiplin ilmu call for papper Unisbank III (SENDI_U) di kampus Unisbank Kendeng Semarang (26/07/2017).  Kurang lebih 114  judul penelitian atau kajian diprensentasikan kepada peserta seminar, diantaranya terdiri dari 22 bidang kajian Teknologi Informasi, 45 kajian bidang ekonomika dan bisnis, 22 bidang Teknik, 9 kajian bidang bahasa dan ilmu budaya, 7 kajian bidang hukum dan 9 kajian bidang pariwisata.

Rektor Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM Menuturkan ,kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Unisbank Semarang. Tema yang kita angkat adalan Kajian Multi Disiplin Ilmu Dalam Pemberdayaan Potensi Daerah untuk Meningkatkan Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif. Tidak hanya itu saja, dapat dijadikan titik tolak konsolidasi praktisi, peneliti, dan akademisi di bidang Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Bahasa Sastra dan Budaya, Teknologi Informasi, Pariwisata dan Teknik Industri dalam menggali potensi baru di daerah terkait sektor pariwisata dan industri kreatif, ujarnya.

Hasan menambahkan SENDI_U dapat dijadikan forum untuk berbagi pengetahuan dan diseminasi hasil pemikiran, temuan penelitian empiris, dan praktik-praktik terkini oleh para praktisi dan akademisi sehingga mampu mendorong pemerintah untuk lebih meningkatkan pembangunan dalam sektor pariwisata.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua panitia SENDI_U UXXXXXXXXXXXXXXnisbank Semarang, Dr. Drs. Agus Budi Santosa, M.Si. Menurutnya wilayah Jawa Tengan, nilai PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dari lapangan usaha perdagangan, hotel, dan restoran di sektor pariwisata selalu meningkat dari tahun 2010 – 2014. Hal tersebut mengindikasikan nilai pertumbuhan sektor pariwisata selalu meningkat di atas 5,5 % pertahun. Apabila dilihat dari kontribusi terhadap PDRB, maka persentase kontribusi selalu meningkat di atas 19%, dan nilai persentase kontribusi sektor pariwisata merupakan penyumbang terbesar kedua terhadap PDRB Jawa Tengah. Ketiga indikator tersebut menyimpulkan bahwa sektor pariwisata merupakan sektor potensial untuk dikembangkan khususnya di Jawa Tengah. Fakta ini menjadi salah satu landasan penting agar para peneliti dan praktisi mampu menyumbangkan pemikirannya untuk kemajuan pariwisata, tuturnya.

Tampak hadir sekaligus mendukung konsolidasi kajian ini yaitu Walikota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Sekda Kota Semarang Adi Tri Hanantyo. Panitia juga mengundang Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. (Bupati Banyuwangi)  yang merupakan alumni Unisbank Semarang, namun karena ada tugas mendadak mengurungkan hadir dalam acara ini. Tampak hadir pula tokoh akademisi yang sudah menggeluti dunia pariwisata, yaitu Prof. Dr Bet El Silisna Lagarense,MM.Tour dari Politeknik Negeri Manado.