Unisbank Perluas Kerjasama dengan Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM)

 

Kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri terus dilakukan oleh Unisbank Semarang. setelah sebelumnya dengan Algebra Croatia dan Huizhou University Tiongkok, Kini Unisbank Semarang melebarkan sayap kerjasamanya dengan Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan UiTM dilakukan di kampus Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia (Kamis,16 Nopember 2017).

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unisbank Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM dengan didampingi oleh ketua Yayasan Pendidikan dan Penerbit Mahasiswa Indonesia (YPPMI), Dr.Sophiyan Wuryan. Sedangkan Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM) penandatangan dilakukan oleh Emeritus Professor Dato  Dr.Hasan Said dengan didampingi pejabat structural kampus setempat diantaranya adalah Prf. Zaeni Abdulah,Prof.Dr.Hadariah Bahron,Prof.Dr.D’zul Haimi MD.

Rektor Unisbank Semarang Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM menuturkan, kerjasama ini sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya. Pada saat ini juga  penandatanganan dilakukan untuk memperluas ruang lingkup kerjasama yang sebelumnya sudah berjalan. Sudah beberapa kali pihak Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM) berkunjung ke Unisbank. Bahkan sebulan yang lalu, 3 (tiga) mahasiswa Teknologi Mara Malaysia (UiTM) mengikuti program student exchange di Unisbank selama 3 bulan, jelasnya.

Hasan menambahkan, kerja sama ini diharapkan menciptakan banyak tenaga muda kreatif yang bisa diserap dunia kerja internasional, hal ini yang sejalan dengan visi misi Unisbank yaitu menciptakan lulusan berdaya saing global. ”Ke depan, akan ada lulusan yang ijazahnya ditandatangani dua universitas, dari Unisbank dan UiTM,” ujar Hasan Abdul Rozak. Dia menyebutkan, beberapa proyeksi kerja sama yang bakal segera direalisasi antara lain riset bersama yang mengkaji tentang kertas, pengelolaan jurnal bersama, dan pertukaran dosen. ”Kalau semua itu berjalan bagus, bukan tak mungkin gagasan Asian Printing Training Center akan terwujud. Mudah mudahan dengan melibatkan salah satu media cetak di Jawa Tengah nantinya akan mampu mewujudkan  pusat pengembangan penelitian dan pendidikan teknologi grafika di Asia, harapnya.