Ganjar Pranowo : Laporkan jika ada SKPD yang memberikan Amplop wartawan.

Semarang, (19/12) bertempat di kampus mugas Dr. Hasan Abdul Rozak, SH., Cn., MM, Rektor UNISBANK membuka acara Diskusi Publik dengan Judul “Problem Amplop dan Kesejahteraan Jurnalis”. Amplop dapat mempengaruhi sikap wartawan sehingga penulisannya tidak obyektif lagi. Hal ini bentuk ketidakprofesionalisme wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan benar. Kita akan menfasilitasi dan berkontribusi agar media menyampaikan berita secara obyektif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kebijakan gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menghapus anggaran amplop bagi media patus diapresiasi, tutupnya ketika menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara diskusi tersebut.

Hadir sebagai narasumber dala, diskusi ini adalah Rofiudin,wartawan Tempo sekaligus  Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Dewan Pers Nezar Patria, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Agus Sunaryanto, Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Jateng, Musyafi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Proses diskusi dipandu oleh Ketua BKBH Fakultas Hukum UNISBANK, Sukarman.

Ganjar Pranowo menegaskan, saya berkomintmen untuk menghapus amplop bagi wartawan,kebijakan ini akan kita godok dan akan kita evaluasi nantinya. Dulu saya sempat menelusuri, siapa orang yang sering wira wiri ke SKPD,ternyata wartawan. Kasus bansos tahun lalu  menjadi pelajaran penting karena sudah ditangani Kejaksaan Tinggi, nah saya tidak setuju jika pemerintah memberikan dalam bentuk seperti itu. Kita akan tetap membina temen temen wartawan, akan tetapi dalam bentuk lain, apakah itu lomba penulisan atau lomba foto, nanti kita akan kasih hadiah, bisa kamera,sepeda motor, tapi nek mobil ketok’e ora, candanya. Gubernur Jateng ini menyatakan, “kalau masih ada yang seperti itu ya laporkan saja” tutupnya.

Dukungan terhadap komitmen kebijakan Gubernur Jateng ini juga disampaikan Dewan Pers, Nezar Patria. Menurutnya, belum banyak pejabat yang berkomitmen seperti ini, semangat ini yang harus disebarkan lebih luas lagi. Tugas seorang jurnalis adalah menulis berita dengan benar, perusahaan mereka juga sudah memberikan transport dan uang makan, jadi tidak penting memberikan amplop pada wartawan. Bagaimanapun amplop dapat mempengaruhi sikap seorang jurnalis, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Redaksi Tribun Jateng,Musyafi, jika ada wartawan yang meminta amplop, laporkan kepada saya, akan kita tindaklanjuti, jika memang benar dan kesalahannya berat akan kita pecat dan kita publikasikan di Koran kita juga. kalau tidak ada amplop, maka wartawan akan menjadi independen dan berita yang ditulis akan kredible sehingga akan banyak yang membaca, oplah media meningkat dan akhirnya kesejahteraan wartawan menjadi baik”.

 Hal berbeda disampaikan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independe (AJi), Rofiudin. Kebijakan Gubernur ini harus ditindaklanjuti secara konkrit, kita berharap komitmen Gubernur Jateng ini bukan sebuah pencitraan, akan tetapi harus benar benar dilakukan. Akan lebih baik kalau Gubernur menindaklajuti komitmennya dengan mengeluarkan Surat Edaran kepada SKPD, karena masih ada

 

 
Songsong Presiden BEM 2014, kenali, hayati dan kritisi

Mahasiswa UNISBANK akan segera memilih Presiden dan Wakil Presidennya untuk periode 2014 mendatang. Pemilihan umum atau yang biasa dikenal dengan pemilu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh BEM Universitas setiap tahunnya untuk menentukan siapa yang berhak maju menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM  Unisbank kedepannya. Antusias mahasiswa berpatisipasi terlihat pada saat banyaknya yang mencalonkan dirinya sebagai Calon Presiden terutama angkatan yang lebih muda, kreatif dan energik.

“Pada kesempatan ini kita selaku mahasiswa umumnya, dan kami selaku panitia pemilu khususnya mengharapkan Mahasiswa Unisbank siap memilih Presiden dan Wakil Presidennya, tumbuhkan kembali rasa peduli, rasa cinta, rasa bangga memiliki almamater Unisbank. Kapan lagi mahasiswa bisa belajar kritis, beraspirasi, berargumen dihadapan mahasiswa lain kalau tidak di Unisbank” kata Catur Cahyo, Ketua KPU BEM.

Mungkin sekarang saatnya mahasiswa Unisbank memilih presiden, suatu saat nanti mahasiswa yang lain akan dipilih. Kalaupun bukan di Unisbank bisa jadi di Republik Indonesia. Dikataan, Presiden RI bisa saja terlahir dari kampus pendidikan ini, siapa orangnya kita tidak tahu, tapi yang jelas mereka yang sungguh-sungguh mau belajar saja meskipun itu masih hanya sebatas Mahasiswa, yang terlihat peduli dan berani beraspirasi, itulah mereka yang akan terpilih menjadi pemimpin BEM Unisbank kedepan.

“Mengkritisi bukan berarti menyalahi, beragumentasi agar mengaspirasi, berani untuk memperbaiki, mengenali untuk menghayati, memilih dan dipilih untuk memberi solusi untuk kemajuan Unisbank bersama,” ujar Catur.

 
Internet Club One Vision ( Iconev ) 2013

Pada tanggal 30 Nop dan 1 Des 2013 kemarin, Internet Club telah menyelenggarakan acara rutin yaitu Internet Club One Vision ( Iconev ), acara yang berlangsung di Filla El Roy Bandungan itu diikuti kurang lebih 26 staff baru Internet Club.

Iconev selama 2 hari 1 malam ini merupakan bekal awal untuk anggota baru Internet Club. Acara berlangsung dari siang hingga tengah malam para peserta mendapat banyak materi – materi yang disampaikan oleh para alumni maupun senior yang pastinya berguna untuk membangun Internet Club satu tahun kedepan.

Pada hari kedua Iconev diisi dengan outbond dan games – games seru, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan bersaing untuk mengumpulkan logo kelompok masing – masing sebanyak – banyaknya. Games yang diberikan pun memiliki pesan di tiap – tiap permainan, mulai dari kekompakan, kerja sama, team leader, kepercayaan dan sebagainya. Dimana poin – poin tersebut dapat diterapkan dalam berorganisasi.

Dan yang tak kalah seru, di akhir acara selalu ada “ritual” siraman air dan penyerahan Kartu Tanda Anggota IC sebagai simbolis para anggota baru Internet Club telah resmi menjadi staff aktif Internet Club.

Dengan berakhirnya Iconev 2013, kami ucapkan selamat datang  para staff aktif Internet Club, semoga apa saja yang diberikan selama Iconev dapat menjadi bekal dan dapat terus diterapkan dalam membangun Internet Club kedepannya terus lebih baik.

 
Talkshow dan Seminar “Success is my Right” HMPS Akuntansi

Selasa (10/12) Bertempat di Ruang Seminar D.6 KampusKendeng UNISBANK, FakultasEkonomi Program StudiAkuntansi yang diprakarsaiolehHimpunanMahasiswa Program diAkuntansi menyelenggarakan acara seminar dantalkshow “Success is my Right” dengan tema Creative Economy and Youth Entrepreneur. Seminar ini menghadirkan pembicara yaitu Bapak Wahyu Liz Adaideja (Creativepreneur& Founder Adaideja Corp.), dan Bapak Dico Tri R. (Owner Dr. Laptop).

Acara seminar dan talkshow ini merupakan suatua cara rutin UNISBANK karena telah menjadi program kerja besar  dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi UNISBANK.
Seminar yang dimulai dari pagi dibagi menjadi dua sesi utama yaitu sesi seminar dan sesi talkshow. Sesi seminar membahas mengenai kesuksesan berentrepreneur dengan akuntansi, kemudian dilanjutkan dengan sesi  berikutnya yaitu talkshow.

Acara yang berlangsung selama sehari ini dikemas secara menarik supaya para peserta tidak merasa bosan. Hal ini dapat terbukti saat sesi talkshow, para peserta kritis dalam menanggapi materi yang telah disampaikan pembicara dalam seminar dan bersemangat untuk menyampaikan pertanyaan seputar dunia wirausaha dan akuntansi. Suasana acaramenjadi lebih hidup ketika pembicara sharing tentangpengalamanmerekasaatberkuliah di jurusanakuntansi, memaparkan tips-tips untuk persiapan kita sebelum terjun langsung keduniakerja, juga member gambarannya tentang peran dan prospek akuntan di masa mendatang. Sharing ini sangat bermanfaat bagi peserta khususnya yang masih duduk di bangku perkuliahan untuk membuat suatu perencanaan kerja yang efektif dan efisien dan mempraktikkannya dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

 
Talkshow “Implementasi Teknik Industri Dalam Dunia Kerja” dan Pertemuan IMTI se-Jawa Tengah

HMPS Teknik Industri UNISBANK bersama dengan IMTI (Ikatan Mahasiswa Teknik Industri) Jawa Tengah dan BEM Fakultas Teknik UNISBANK menyelenggarakan Talk show dengan Tema “Implementasi Teknik Industri Dalam Dunia Kerja dan Pertemuan IMTI se-Jawa Tengah” yang diselenggarakan pada hari Sabtu Tanggal 14 Desember 2013 di Ruang Pertemuan Program Diploma Parawisata UNISBANK. Acara ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB – 15.00 WIB. Jumlah peserta yang hadir 40 orang dari pengurus Ikatan Mahasiswa Teknik Industri se – Jawa Tengah. IMTI se-Jawa Tengah  beranggotakan 9 universitas yang mempunyai program studi Teknik Industri.

Acara ini juga dihadiri Dekan Fakultas Teknik dan Dosen Fakultas Teknik. Talkshow di buka oleh Kaprodi Teknik Industri Firman Ardiansyah Ekoanindiyo, S.T,M.T, dalam sambutannya Firman berharap agar para peserta dapat mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari nara sumber sehingga lulusan Teknik Industri dalam dunia kerja dapat beradapatasi dengan lingkungan kerja dan menerapkan disiplin ilmu yang didapatkan di bangku kuliah.

Sebagai pembicara dalam talk show, Ir. Idrus Al Huzairi, M.M (Plant Manager PT. Triangle Motorindo Semarang sebagai produsen sepeda motor merk VIAR) dan Roni Catur Murjianto, S.T (Alumni Teknik Industri UNISBANK yang bekerja sebagai Senior Industrial Engineering di SC Entreprise Yogyakarta). Menjawab pertanyaan dari peserta, Idrus memaparkan bahwa dalam memasuki dunia kerja sebagai pegawai baru harus bisa berkomunikasi dengan rekan kerja dan atasan. Karena pegawai yang sudah lama dan senior maka sudah nyaman dengan lingkungan dan kondisi yang ada, apabila ada ide atau kehadiran pegawai baru yang datang dan dianggap akan mengganggu kenyamanannya maka akan berontak. PT. Triangle Motorindo Semarang sebagai produsen sepeda motor merk VIAR juga membuka diri terhadap mahasiswa yang akan melakukan pengambilan data untuk kerja praktek dan skripsi dengan syarat harus mematuhi peraturan yang ada di perusahaan.

Sedangkan Roni menyampaikan pengalamannya bekerja di industri manufaktur bagaimana tips dalam memasuki dunia kerja, yaitu man power, material, mesin, dan proses produksi. Semua hal itu harus dikuasai dengan cara mencatat semua informasi dan jangan malu bertanya kepada semua pihak. Roni yang juga alumni Teknik Industri UNISBANK mengemukakan bahwa tahun pertama sampai tahun kedua merupakan masa pengenalan lingkungan kerja. Setelah tahun kedua dilewati barulah ilmu kita bisa menerapkan ilmu Teknik Industri untuk melakukan perubahan dalam sistem manufaktur sehingga akan meningkatkan produktifitas dan keuntungan perusahaan.

Setelah makan siang, dilanjutkan dengan pertemuan IMTI (Ikatan Mahasiswa Teknik Industri) Jawa Tengah yang dilaksanakan di Kampus Fakultas Teknik UNISBANK. Dalam acara ini diisi dengan perkenalan pengurus IMTI Se-Jawa Tengah dan HMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Industri) yang hadir, perkembangan IMTI, program kerja IMTI, serta berbagi cerita masalah Teknik Industri serta kendala-kendala dalam penyusunan dan menjalankan program kerja HMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Industri) di masing-masing kampus.

 

 
<< Start < Prev 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 Next > End >>

Page 83 of 157