HMPS SI UNISBANK Mengadakan Pelatihan Desain WEB bagi Murid SMA se-Kota Semarang
Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HMPS SI) melaksanakan kegiatan rutin tahunan, yaitu Pelatihan Desain Web bagi siswa SMA se-Kota Semarang. Kegiatan ini bertempat di laboratorium I dan J, lantai 4 kampus Unisbank Mugas, pada April 2014 lalu.
Pelatihan ini menggunakan aplikasi Macromedia Dreamweaver.
Dalam kegiatan ini, diikuti kurang lebih 45 siswa-siswi perwakilan dari SMA yang ada di kota Semarang. Kegiatan ini merupakan program kerja (proker) pertama yang diadakan oleh HMPS SI di tahun ajaran baru ini. Dalam sambutanya, Dekan FTI Unisbank. Dr. Drs. Yohanes Suhari, M.Msi menyampaikan bahwa, sangat penting bagi kita untuk menguasai teknologi dalam menghadapai kemajuan teknologi yang berkembang sangat pesat.
Kegiatan yang diketuai oleh Manda Puspita Sari, mahasiswa Sistem Informasi semester 4 ini, di instrukturi oleh Dwi Budi Santoso, S,Kom, salah satu dosen FTI yang sudah cukup berpengalaman dalam bidang mendesain web.
Pada akhir acara, diadakan penilaian desain web terbaik untuk diberikan doorprize bagi mereka yang mendapat juara dengan desain terbaik. Acara ini disponsori oleh Bank BNI, dan Dooit Creative Design.
 

 
Seminar TALK MORE DO MORE HMPS Sastra Inggris
Pada hari Sabtu 19 April 2014 bertepatan di Ruang Seminar Fakultas Pariwisata, HMPS Sastra Inggris menggelar Seminar and Workshop “TALK MORE DO MORE” with Adi Siswowidjono #TraxFM #MorningZone. Seminar ini adalah proker pertama dari HMPS Sastra Inggris tahun periode 2014. Seminar yang dihadiri kurang lebih 45 orang ini dimulai pukul 8.30 pagi dengan pembukaan dan sambutan dari Pembina HMPS Sastra Inggris Bapak Teguh Kasprabowo, S.pd , Bapak Dr. Sugeng Purwanto selaku Dekan FBIB dan perwakilan Bidang 3 yang diwakili oleh Pak Ipunk sekaligus membuka acara.
Acara yang di pandu oleh Dinar dan di moderatori oleh Raras berjalan sesuai rencana dan menyenangkan. Pembicara yang kami datangkan langsung dari TRAX FM adalah serang DJ yang sudah sangat berpengalaman dibidang Public Speaking dan juga sangat humoris. jadi seminar yang biasanya terasa boring dan monoton, bisa menjadi sebuah seminar yang menyenangkan dan sangat menghibur. kita juga dapat pengalaman dan juga ilmu yang sangat tidak sia-sia sekali. jadi bisa dibilang beruntunglah teman-teman yang sudah datang pada hari itu. para participant tidka hanya datang dari UNISBANK. kita juga mendapati beberapa mahasiswa dari UNNES, IKIP dan kampus-kampus lainnya. tidak cuma DJ Adi saja yang mengisi seminar kita. seoarang penyiar radio yg bernama mbak Ayu juga ikut mengisi seminar kita. dalam rangka project tahunan TRAX FM yaitu “EduTRAXtion”, TRAX memberikan kita kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam acara mereka. dan ternyata UNISBANK adalah kampus pertama yang didatangi oleh crew TRAX FM. beruntunglah UNISBANK karena menjadi the first campus yang mereka datangi untuk acara bergengsi TRAX FM.
Seminar selesai pukul 13.00, ditandai dengan pemberian plakat secara symbolis kepada narasumber kita DJ Adi yang diserahkan langsung oleh ketua proker kami Stefani Wanda, dan juga penyerahan plakat kepada pihak TRAX FM yang diwakili oleh mba Ayu dan diberikan langsung oleh Listya Raras selaku ketua HMPS Sastra Inggris 2014.
Sekali lagi kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak-pihak yang terlbat dalam seminar ini. Seluruh panitia yang kami banggakan, pembina dan dosen-dosen FBIB yang mendukung penuh proker ini sehingga proker kami bis aterlaksana. Kepada TRAX FM yang sudah bersedia menjadi media partner kita. dan juga seluruh peserta seminar yang sudah sudi untuk melungkan waktunya untuk mengikuti seminar kami. kami selaku panitia sangat berterimakasih dan juga meminta maaf apabila acara tidak berjalan sesuai dengan bayangan anda sekalian. tapi percayalah kami panitia sudah berusaha sekuat dan sebisa kami agar seminar ini dapat terlaksana.

 
UNISBANK Launching Beasiswa Peduli Sosial
Dalam rangka Dies Natalis UNISBANK ke 46, seluruh jajaran dosen dan karyawan menggelar jalan sehat . start dimulai dan diakhiri di Kampus UNISBANK Mugas. Berbagai hadiah utama disediakan oleh panitia,mulai sepeda gunung,lemari es dan televisi.
Dalam sambutannya, Rektor UNISBANK Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN,MM mengatakan, dies natalis tahun ini, UNISBANK Semarang akan memberikan beasiswa terhadap 10 orang anak yatim piatu untuk mendapatkan beasiswa sampai studi selesai. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen UNISBANK terhadap dunia pendidikan,khususnya akses terhadap anak kurang mampu namun berprestasi untuk merasakan bangku kuliah. Berdasarkan data BKKBN pusat tahun 2012, Jumlah anak putus sekolah 13.685.324 anak, dari total itu, 32 persennya diantaranya anak putus sekolah di Jawa Tengah. Saat ini kita masih belum mampu menjangkau seluruhnya, dan karena terbatas, maka kita akan menyeleksi secara administratif supaya tepat sasaran, dan yang tidak kalah penting adalah prestasi akademik penerima beasiswa, jelasnya.
Pada sela sela acara dies natalis, Rektor UNISBANK Semarang juga memberikan penghargaan erhadap dosen dan karyawan yang telah melakukan pengabdian selama lebih dari 15 tahun. Salah satu penerimanya adalah mantan dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis yaitu Dr.Alimudin Rizal Rifai,SE,MM. Sedangkan penghargaan karyawan terbaik diberikan kepada Wahyu Pertiwi,SE dan Bustam Bagian Administrasi Umum. Reward semacam ini penting terus dilakukan agar merangsang kreatifitas serta prestasi yang lebih baik, hal ini tentunya untuk nama besar UNISBANK secara kelembagaan.

 
Reuni Akbar 2014

 
Bisnis Perbankan Dinilai Butuh Penegakan Hukum

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/14/04/23/n4gwpv-bisnis-perbankan-dinilai-butuh-penegakan-hukum

Penegakan hukum dibutuhkan dalam bisnis perbankan, seperti terkait dengan eksekusi terhadap terpidana tindak pidana pencucian uang, kata ekonom Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Alimuddin Rizal Rifai.

"Jika seharusnya sudah dipidana tetapi masih jalan-jalan di luar menunjukkan tidak adanya kepastian hukum terhadap warga negara. Jangan seperti kasus Gayus Tambunan terulang lagi," katanya di Semarang, Rabu.

Pernyataan Alimuddin tersebut menanggapi kasus Suryo Antoro Soerjanto yang dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang oleh MA dengan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp10 miliar sesuai putusan MA Nomor 1737 K/Pid.Sus/2013 tertanggal 20 Januari 2014, tetapi hingga saat ini belum dieksekusi oleh pihak terkait.

Menurut dia, penegakan hukum dibutuhkan, apalagi jika tindak pidana pencucian uang tersebut dikhawatirkan dapat memicu terjadinya "rush", nasabah berbondong-bondong mengambil uang secara bersama di satu tempat dan bank tidak mampu menyediakannya.

"Oleh karena itu, begitu masalah hukum baik pidana atau perdata sudah masuk ke pihak lain (di luar kewenangan bank, red.) seperti eksekusi terhadap terpidana, maka apapun keputusan terhadap kasus tersebut harus ditegakkan," katanya.

Ia mengatakan perbankan merupakan lembaga yang dibangun berdasarkan kepercayaan masyarakat, baik yang memiliki dana maupun mereka yang membutuhkan dana, selain salah satu fungsi utamanya sebagai agen pembangunan.

Menurut Alimuddin, ada beberapa penyebab nasabah tidak dapat mengembalikan pinjaman ke bank di antaranya karena risiko bisnis yang tidak dapat dikendalikan, seperti kenaikan inflasi akibat kondisi makro, baik politik, sosial, budaya, maupun tidak ada iktikad baik untuk mengembalikannya.

"Kegagalan bisnis perbankan juga bisa terjadi karena 'mismanagement' dan tidak adanya prinsip 'prudential banking'," katanya.

Terkait dengan kasus Suryo Antoro pada 2011, bermula dari laporan pihak BCA kepada Kepolisian Semarang yang menemukan beberapa kredit macet dalam jumlah besar dengan modus pengajuan kredit perumahan rakyat fiktif.

Terdapat enam transaksi kredit rumah yang menggunakan tiga nama debitur fiktif yang menjaminkan enam aset kepada pihak bank sebesar Rp25 miliar melalui perantara Suryo Antoro di BCA Cabang Jalan Pemuda.

Suryo Antoro divonis bebas oleh PN Semarang dengan Putusan Nomor 54/Pid.Sus/2012/PN.Smg tertanggal 20 Juni 2012. Namun, berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 1737 K/Pid.Sus/2013, yang bersangkutan divonis bersalah dengan hukuman penjara enam tahun dan denda Rp10 miliar, tetapi hingga saat ini belum dieksekusi.

Sumber Berita :REPUBLIKA.CO.ID

 
<< Start < Prev 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 Next > End >>

Page 83 of 170