Unisbank Semarang Gelar Festival Budaya

Sejumlah mahasiswa dan dosen Unisbank Semarang menyaksikanpagelaran Cultural Festival #1 di area parker kampus Unisbank Jl Trilomba Juang No 1 Semarang, Selasa (17/12/2013).


Pagelaran menampilkan drama berbahasa Inggris, tarian Jawa, pembaca anpuisi, geguritan, dan music akustik.
Ketua panitia Yulistiyanti yang juga dosen Fakultas Bahasa dan IlmuBudaya (FBIB) Unisbank mengatakan, kegiatan cultural festival sebagai ajang mengembang kankreatifitas mahasiswa dalam bidang seni dan budaya.

"Agar mahasiswa bias melestarikan budaya tradisional khususnya Jawa dan mengkombinasikan dengan budaya popular," katanya.
Yulis menyebut, festival budaya tersebut merupakan kali pertama digelar di kampus tersebut.


"Ini jugamenjadi ajang mahasiswa mempraktikkan kemampuan berbahasa Inggris nyamelalui drama," katanya.
Yulis menambahkan, mahasiswa FBIB dari semester 1-7 ikut meramaikan dengan penampilan masing-masing.

 
HMPS TI Palatihan Robotik Bersama

Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Stikubank, menyelenggarakan Pelatihan Robotika untuk kalangan internal. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi robotika pada kalangan para mahasiswa baru.

“Acara seperti ini adalah bentuk sosialisasi yang rutin digiatkan oleh HMPS TI. Kami aktif untuk menyebarluaskan pengetahuan melalui kegiatan rutin pelatihan pelatihan baik bagi internal maupun eksternal” Kata Sofyan selaku Ketua HMPS TI UNISBANK.
Pelatihan yang berlangsung di ruang Lab Hardware G UNISBANK ini juga dijadikan ajang kumpul anggota HMPS TI.

Usai pelatihan, acara diakhiri dengan lomba kreatifitas desain program robot untuk mengikuti garis. Sebagai trainer adalah,Ir. Zuly Budiarso, M.Cs menjelaskan bahwa membuat robot tidak harus mahal, karena bisa memakai bahan-bahan bekas yang murah untuk membangun sebuah robot, yang penting adalah logikanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Lestari yang berhasil membuat Program Robot yang dapat mengikuti garis, menurut Tari banyak robot aplikatif yang sudah dibuat, seperti robot terbang pemantau arus mudik. Namun inipengalaman pertamanya untuk mendesain program robot.

Dengan sering mengadakan pelatihan, kami ingin membangun kualitas keahlian para mahasiswa dalam bidang teknologi khususnya robotika, kata Sofyan. Dia juga berpendapat bahwa saat ini Indonesia hanya menjadi pasar dari robot produk luar negeri, padahal anak-anak Indonesia sudah mampu membuat robot mereka sendiri. “Jika anak Korea bisa bangga membeli robot buatan negara mereka sendiri, mengapa kita tidak??” tutup nya.

 
Ganjar Pranowo : Laporkan jika ada SKPD yang memberikan Amplop wartawan.

Semarang, (19/12) bertempat di kampus mugas Dr. Hasan Abdul Rozak, SH., Cn., MM, Rektor UNISBANK membuka acara Diskusi Publik dengan Judul “Problem Amplop dan Kesejahteraan Jurnalis”. Amplop dapat mempengaruhi sikap wartawan sehingga penulisannya tidak obyektif lagi. Hal ini bentuk ketidakprofesionalisme wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan benar. Kita akan menfasilitasi dan berkontribusi agar media menyampaikan berita secara obyektif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kebijakan gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menghapus anggaran amplop bagi media patus diapresiasi, tutupnya ketika menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara diskusi tersebut.

Hadir sebagai narasumber dala, diskusi ini adalah Rofiudin,wartawan Tempo sekaligus  Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Dewan Pers Nezar Patria, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Agus Sunaryanto, Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Jateng, Musyafi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Proses diskusi dipandu oleh Ketua BKBH Fakultas Hukum UNISBANK, Sukarman.

Ganjar Pranowo menegaskan, saya berkomintmen untuk menghapus amplop bagi wartawan,kebijakan ini akan kita godok dan akan kita evaluasi nantinya. Dulu saya sempat menelusuri, siapa orang yang sering wira wiri ke SKPD,ternyata wartawan. Kasus bansos tahun lalu  menjadi pelajaran penting karena sudah ditangani Kejaksaan Tinggi, nah saya tidak setuju jika pemerintah memberikan dalam bentuk seperti itu. Kita akan tetap membina temen temen wartawan, akan tetapi dalam bentuk lain, apakah itu lomba penulisan atau lomba foto, nanti kita akan kasih hadiah, bisa kamera,sepeda motor, tapi nek mobil ketok’e ora, candanya. Gubernur Jateng ini menyatakan, “kalau masih ada yang seperti itu ya laporkan saja” tutupnya.

Dukungan terhadap komitmen kebijakan Gubernur Jateng ini juga disampaikan Dewan Pers, Nezar Patria. Menurutnya, belum banyak pejabat yang berkomitmen seperti ini, semangat ini yang harus disebarkan lebih luas lagi. Tugas seorang jurnalis adalah menulis berita dengan benar, perusahaan mereka juga sudah memberikan transport dan uang makan, jadi tidak penting memberikan amplop pada wartawan. Bagaimanapun amplop dapat mempengaruhi sikap seorang jurnalis, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Redaksi Tribun Jateng,Musyafi, jika ada wartawan yang meminta amplop, laporkan kepada saya, akan kita tindaklanjuti, jika memang benar dan kesalahannya berat akan kita pecat dan kita publikasikan di Koran kita juga. kalau tidak ada amplop, maka wartawan akan menjadi independen dan berita yang ditulis akan kredible sehingga akan banyak yang membaca, oplah media meningkat dan akhirnya kesejahteraan wartawan menjadi baik”.

 Hal berbeda disampaikan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independe (AJi), Rofiudin. Kebijakan Gubernur ini harus ditindaklanjuti secara konkrit, kita berharap komitmen Gubernur Jateng ini bukan sebuah pencitraan, akan tetapi harus benar benar dilakukan. Akan lebih baik kalau Gubernur menindaklajuti komitmennya dengan mengeluarkan Surat Edaran kepada SKPD, karena masih ada

 

 
Makrab One FOREST “Menjadi Entrepreneur Muda dengan Multimedia”

Sabtu, 7 Desember 2013 UKM Multimedia One Forest UNISBANKmengadakan Makrab (MasaKeakraban) yang diadakan di Bandungan, Kabupaten Semarang. Persiapan awal dilakukan di KampusUNISBANK, yakni untuk mengumpulkan anggota serta pengecekan peralatan yang  akan dibawa. Pagi rombongan Makrab One Forest berangkat menuju lokasi menggunakan bus kampus.Setibanya di lokasi rombongan melakukan persiapan untuk membuka kegiatan Makrab tersebut yang dilanjutkan oleh acara inti.Makrab yang diadakan mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para pesertanya, seperti yang diungkapkan oleh salah satu peserta Makrab Rahmat (19) mengatakan Makrabnya sangat seru, enak, menyenangkan dan pastinya kami jadi saling mengetahui satu sama lain. Dan makrab ini memberikan kami sebuah pengalaman untuk menjaga tali persaudaraan diantara mahasiswa UKM one Forest, bukan hanya dalam lingkungan kelas saja tetapi dengan lingkungan kampus juga.Begitu pun yang diungkapkan oleh Adi (19) yang kebetulan sebagai salah satu ketua kelompok, mengatakan makrab kali ini sangat mengasyikan, anak - anak yang dipandu juga enak bias diajak untuk bekerja sama dan memberikan sebuah kesan yang takterlupakan.
 
Untuk temanya sendiri mereka mengambil sebuah tema“entrepreneur melalui kretifitas multimedia”.Maksud dari tema tersebut ialah merekah arus mengeluarkan kreatifitas yang ada dalam diri mereka maupun dalam kelompok, yang nantinya akan mewujudkan sebuah kerjasama diantara anggota Makrab sehingga akan memunculkan peluang usaha yang baik. DalamkegiatanMakrab ini terdapat tiga dosen yang mendampingi mereka,
Seperti Bapak Eko Nur Wahyudi, S.Kom., M.Cs, Ibu Fitika Andraini SH., M.Kn dan Bapak Eka Ardhianto, S.Kom., M.Cs. Beliau bertugas untuk sebagai pendamping dan memberikan arahan sertamat eri dan motivasi dalam kegiatan Makrab tersebut.

 
Songsong Presiden BEM 2014, kenali, hayati dan kritisi

Mahasiswa UNISBANK akan segera memilih Presiden dan Wakil Presidennya untuk periode 2014 mendatang. Pemilihan umum atau yang biasa dikenal dengan pemilu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh BEM Universitas setiap tahunnya untuk menentukan siapa yang berhak maju menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM  Unisbank kedepannya. Antusias mahasiswa berpatisipasi terlihat pada saat banyaknya yang mencalonkan dirinya sebagai Calon Presiden terutama angkatan yang lebih muda, kreatif dan energik.

“Pada kesempatan ini kita selaku mahasiswa umumnya, dan kami selaku panitia pemilu khususnya mengharapkan Mahasiswa Unisbank siap memilih Presiden dan Wakil Presidennya, tumbuhkan kembali rasa peduli, rasa cinta, rasa bangga memiliki almamater Unisbank. Kapan lagi mahasiswa bisa belajar kritis, beraspirasi, berargumen dihadapan mahasiswa lain kalau tidak di Unisbank” kata Catur Cahyo, Ketua KPU BEM.

Mungkin sekarang saatnya mahasiswa Unisbank memilih presiden, suatu saat nanti mahasiswa yang lain akan dipilih. Kalaupun bukan di Unisbank bisa jadi di Republik Indonesia. Dikataan, Presiden RI bisa saja terlahir dari kampus pendidikan ini, siapa orangnya kita tidak tahu, tapi yang jelas mereka yang sungguh-sungguh mau belajar saja meskipun itu masih hanya sebatas Mahasiswa, yang terlihat peduli dan berani beraspirasi, itulah mereka yang akan terpilih menjadi pemimpin BEM Unisbank kedepan.

“Mengkritisi bukan berarti menyalahi, beragumentasi agar mengaspirasi, berani untuk memperbaiki, mengenali untuk menghayati, memilih dan dipilih untuk memberi solusi untuk kemajuan Unisbank bersama,” ujar Catur.

 
<< Start < Prev 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 Next > End >>

Page 83 of 158