| Penandatanganan MOU dan Seminar Nasional "Peran Audit Forensic dalam Pengungkapan Tindak Pidana Korupsi" |
|
Penandatangan naskah kerjasama antara Unisbank dengan IAI dilakukan oleh Rektor Unisbank yang diwakili oleh DR Hj. Widhy Setyowati, MM, Ak selaku PUREK IV dan Bimo Abdul Kadir Gunung, SE, MM mewakili Ketua IAI. Sedangkan penandatanganan naskah kerjasama antara Unisbank dengan IAPI dilakukan oleh Dekan FE, DR. Alimuddin Rizal Rifai, MM dan DR Suzy Novianti, CPA selaku Ketua IAPI. Menurut ketua panitia kegiatan yang juga Ketua Program Studi Akuntansi Unisbank, Achmad Badjuri, SE, Msi, Ak bahwa Seminar Nasional tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi baik PTN dan PTS di Jateng dan DIY, Lembaga BPKP dan instansi pemerintah lainnya, instansi swasta, KAP di Jateng dan DIY serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Diutarakannya pula bahwa tujuan seminar tersebut dalam rangka mengembangkan wawasan mengenai keberadaan dan peranan ilmu akuntansi forensik dan audit forensic dalam bidang sektor bisnis maupun sektor publik/pemerintah. Prof. Edy Mulyadi sebagai pembicara mengatakan bahwa disiplin ilmu yang menopang dan menjadi basic akuntansi forensic adalah audit. Dijelaskannya pula bahwa mahasiswa sangat perlu untuk mempelajari mata kuliah auditing sebagai basis untuk memahami audit forensic. Sementara untuk para akuntan public perlu mempelajari dan memahami praktek audit forensic agar dapat mengungkap berbagai pola dan modus kecurangan-kecurangan dalam kegiatan transaksi ekonomi baik sektor bisnis maupun sektor publik/pemerintah. Prof Edy juga menyampaikan bahwa saat ini lembaga penegak hukum, khususnya Kepolisian dan Kejaksaan mengkursuskan anggotanya untuk mempelajari ilmu akuntansi forensic dan audit forensic. Ilmu tersebut sangat mendukung tugas mengungkap adanya kerugian negara dalam kasus-kasus korupsi di Indonesia.. Dalam paparan lain, DR Suzy Novianti mengatakan, apabila akuntansi forensic telah diterapkan secara penuh maka kecurangan yang dilakukan perusahaan bisa dihindari. Namun diharapkan masyarakat lebih mengembangkan budaya jujur dan etika. Dia juga menemukan fakta bahwa korupsi sering dilakukan oleh pegawai menengah keatas sedangkan penyalahgunaan asset banyak dilakukan oleh pegawai level bawah.
|















Dalam rangka meningkatkan kerjasama dengan pihak eksternal, Fakultas Ekonomi Unisbank Semarang mengadakan penandatangan MOU dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Penandatanganan MOU diadakan pada tanggal 23 Juni 2010 di Unisbank tepatnya kampus Kendeng. Dalam kegiatan tersebut juga diadakan Seminar Nasional dengan tema “Peranan Audit Forensic Dalam Pengungkapan Tindak Pidana Korupsi”. Dalam kegiatan seminar tersebut, panitia mengundang Prof. DR. Edy Mulyadi Soepardi, CFE yang merupakan Direktur Investigasi BUMN-BUMD BPKP RI. Selain itu diundang pula Kordinator IAPI wilayah Jateng dan DIY, DR Suzy Novianti, CPA yang juga dosen UKSW.