Edukasi Teknologi Smart Gardening: Pelatihan Mikrokontroler Arduino untuk Sistem Otomatisasi Penyiraman Tanaman Bagi Siswa SMA Islam Sudirman Ambarawa

  • Rara Sriartati Redjeki Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Industri, Universitas Stikubank
  • Eka Ardhianto Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Industri, Universitas Stikubank
  • Hari Murti Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Industri, Universitas Stikubank
  • Theresia Dwiati Wismarini Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Industri, Universitas Stikubank
  • Widiyanto Tri Handoko Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Industri, Universitas Stikubank
Keywords: Arduino, Mikrokontroler, Otomatisasi, Pelatihan, Smart Garden

Abstract

Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 menuntut institusi pendidikan menengah untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Namun, pembelajaran teknologi di SMA Islam Sudirman Ambarawa umumnya masih terbatas pada teori dan penggunaan perangkat lunak dasar, belum menyentuh ranah perangkat keras dan otomatisasi. Di sisi lain, sekolah memiliki potensi lahan hijau yang memerlukan sistem perawatan modern. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa melalui pelatihan mikrokontroler Arduino untuk merancang purwarupa sistem otomatisasi penyiraman tanaman (Smart Gardening). Metode pelaksanaan program dilakukan melalui empat tahapan terstruktur, yaitu perencanaan, pelaksanaan pelatihan dengan pendekatan active learning dan eksperimen langsung (hands-on experience), evaluasi kognitif dan psikomotorik, serta pendampingan keberlanjutan melalui hibah perangkat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pengetahuan kognitif siswa yang sangat signifikan, di mana nilai rata-rata kelas melonjak dari 45% pada saat pre-test menjadi 85% pada saat post-test. Secara psikomotorik, 100% kelompok peserta berhasil merakit dan mensimulasikan logika purwarupa dengan benar menggunakan sensor kelembaban tanah dan indikator kelistrikan. Program ini juga mendapat respons yang sangat positif dari khalayak sasaran dengan skor rata-rata survei kepuasan mencapai 4,62 dari skala 5,00 (Sangat Puas). Kegiatan ini berhasil menumbuhkan minat siswa dalam rekayasa teknologi terapan dan meletakkan dasar bagi perwujudan ekosistem sekolah yang cerdas dan berkelanjutan.

Published
2026-07-31