ANALISIS EVA DAN KINERJA KONVENSIONAL YANG BERPENGARUH TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA

  • Sunarto Sunarto
  • Euis Soliha
  • Hersugondo Hersugondo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh economic value added (EVA)  Dan kinerja konVensional (return on ossets, return on equity dan earning per share) terhadap return saham di Bursa Efek Jakarta, terutama industri manufaktur' penelitian ini menggunakan data sekunder selama tiga tahun seiak akhir tahun 1997 sampai dengan 2000 yang dipublikasi oleh lndonesian capital Market Directory - 2001. teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria: perusahaan yang 'sahamnya selalu aktif diperdagangkan dsn selalu menyajikan keuangan tahunan serta menyajikan data yang berhubungan dengan
perhitungan EVA. Jum,iath sampel yong diperoleh 92 perusahaan selama 3 tahun pengamatan. Anatisis yang digunakan adalah anslisis regresi berganda dengan teknik ordinary least square (OLS) Jumlah sampel yang memenuhi asumsi normalitas sejumlah 20 sampel setelah dilakukan trindormasi data dalam bentuk log-natural yang selanjutrya dfgunakan untuk analisis.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara bersama-sama empat variabel independent berpengaruh sjgntfikan terhadap return saham fndustri nianufaktur di BEJ. Hasil ini dituniwkkan dengan F-sig. 0.000 yang berarti sigrifikan pada level kurang dari l %. Sementara secara parsia!, hanya variabel Earning Per Share (EPS) yanq signifikan mempengaruhi return saham pada level kurang dari 1% (ditunjukk'an dengan signifikansi-t sebesar 0,004). Kemampuan prediksi dlri ke-empat variabel tersebut tergolong tinggi yaitu sebesat 64,4% (ditunjukkan dengan Allusted R2 sebesar 0,644). Bagaimanapun, hasil ini menuniukkan bahwa selama periode pengamatan  investor tetap menggunakan analisis fundamental perusahoon (terutama EPS' ROA' ROE dan EVA) untuk memprediksi return saham. Walaupun EVA belum banyak digunakan oleh para inyestor di BEJ, namun rasio profitabilitas  lkinerja konvensional) terutama EPS sangat dominan dfgunakan untuk memprediksi return saham perusahaan manufaktur di BEJ. Disaratkan,untukpenelitianmendatang perlu dimasukkan variabel-variabel lain yang tidak digunakai dalam model peniltiton ini, seperti faktor fundamental perasahaan yang lainnya (likuiditas, aktivitas, dan rasio pasar) serta faktor teknikal (seperti kondisi makro ekonomi dan politik). saran ini didasarkan pada pertimbangan mengingat selama periode pengamatan sebagian besar data berdistribusi tidak normal, dimana ketidak normalan tersebut sangat mungkin dipengaruhi oleh faktor teknikal. disamping itu juga perlu dilakukan penelitian terhadap seluruh perusahaan yang listed di Bursa Efek Jakarta dengan periode lanjutannya (mungkin secara triwulan sejak tahun 2000 hingga sekarang) sehingga dapat diketahui konsistensi hasil penelitian.