Menristekdikti Harapkan Kampus Kuatkan Ekonomi Kerakyatan

isei unisbank semarang 2019 isei semarang

Perguruan Tinggi mempunyai kewajiban untuk turut serta dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. Diperlukan program pengabdian serta penelitian bagi perguruan tinggi yang muaranya adalah meningkatkan ekonomi kerakyatan. Terkait hal ini, Kemenrisktekdikti dalam kebijakannya juga mengarahkan perguruan tinggi agar penelitian,pengabdian dan programnya bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kecil dan UMKM,apalagi konsentrasi presiden Jokowi setelah pembangunan insfrastruktur adalah sumber daya manusia. Demikian disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. Seusai mengikuti serta menghadiri pergantian pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Cabang Semarang di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unisbank Semarang, Bendan Ngisor Kota Semarang, (22/7).

Sejumlah penasehat, pengurus dan anggota ISEI Cabang Semarang yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi, perbankan dan pemerintah, hadir dalam acara ini. Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unisbank Dr. Euis Soliha, SE., M.Si menuturkan, agenda hari ini merupakan rapat pleno untuk menentukan pengurus ISEI periode 2019-2022. Acara ini dihadiri juga oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Propinsi Jawa Tengah, Sesdirjen Kelembagaan, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Rektor Unisbank Semarang Dr.Safik Faozi,SH,M,Hum, Ketua YPPMI Unisbank Dr.Alimudin Rizal Rivai,M.M, Mantan Bupati Kudus Dr.H.Mustofa,SE.MM, Dekan FE Undip Dr. Suharnomo, SE., M.Si. dan juga beberapa anggota ISEI. Secara aklamasi terpilih ketua Umum ISEI menggantikan Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak adalah Dr. Suharnomo, SE., M.Si yang juga Dekan FEB Undip. Sedangkan Sekretaris Umum adalah Dr.Alimuddin Rizal Rivai,M.M yang juga ketua YPPMI Unisbank.

Dr.Alimuddin Rizal Rivai,M.M menuturkan, dalam rangka mengembangkan ekonomi bagi masyarakat, maka penting menyelaraskan dengan program pemerintah pada kawasan strategis pariwisata nasional. Di Jawa Tengah terkonsentrasi di Candi Borobudur, Kawasan Dieng, Sangiran Sragen dan Karimunjawa Kabupaten Jepara. Barangkali penting juga nantinya bersama sama dengan Bank Indonesia, Pemprov Jateng serta Pemangku Kepentingan dalam dunia Pariwisata untuk melakukan riset bersama guna meningkatkan ekonomi pada 4 (empat) kawasan yang sudah ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, ujarnya.

Facebook
Google+
Twitter

Latest News