Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang

Dosen UNISBANK Terpilih sebagai Fasilitator Program Nasional Penguatan Guru SD Mengajar Bahasa Inggris

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru terus mempersiapkan penerapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2027/2028. Kebijakan tersebut direalisasikan melalui Program Peningkatan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD–MBI), yang ditetapkan sebagai salah satu program prioritas nasional.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD dalam mengajar bahasa Inggris secara komunikatif dan profesional, sekaligus selaras dengan standar internasional Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) pada level A1–A2. Melalui program tersebut, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang kontekstual, interaktif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.

Dalam pelaksanaan program ini, dosen Program Studi Sastra Inggris Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang, Teguh Kasprabowo, S.Pd., M.Pd., terpilih sebagai Fasilitator Daerah yang akan mendampingi guru-guru SD di Jawa Tengah. Ia lolos dari proses seleksi nasional yang diikuti lebih dari 5.000 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi berupa asesmen portofolio, uji kompetensi, serta penilaian kemampuan pedagogis, hanya 1.087 peserta yang dinyatakan memenuhi kualifikasi sebagai calon fasilitator daerah.

Sebelumnya, pada tahun 2024, Teguh juga dipercaya sebagai Fasilitator Nasional dalam Program Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris (PKGBI) bagi guru SMA/SMK dan SMP di berbagai wilayah Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam perannya saat ini, khususnya dalam mendampingi guru-guru SD yang tidak memiliki latar belakang pendidikan bahasa Inggris.

Dalam pendampingannya, Teguh akan membantu guru SD mengembangkan pembelajaran bahasa Inggris dengan pendekatan komunikatif, aktivitas belajar yang interaktif, penerapan asesmen autentik, serta pemanfaatan media pembelajaran digital dan konvensional secara efektif.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, para calon fasilitator daerah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di Jakarta pada 1–4 Desember 2025. Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah pakar nasional, di antaranya Prof. Utami Widiati selaku Presiden TEFLIN (The Association for the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia), Prof. Dr. Like Raskova Octaberlina, M.Ed., Guru Besar Pendidikan Bahasa Inggris UIN Malang, Dr. Finita Dewi, S.S., M.A., dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, serta tim ahli lainnya.

Melalui program PKGSD–MBI, pemerintah berharap kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar dapat meningkat secara signifikan. Pembelajaran yang komunikatif, relevan dengan konteks siswa, dan berorientasi pada penguatan kompetensi diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesiapan generasi muda menghadapi tantangan global.