Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang

D4-Teknologi Rekayasa Multimedia Grafis

Sarjana Terapan (D4)
Teknologi Rekayasa Multimedia Grafis

D4 Teknologi Rekayasa Multimedia Grafis (TRMG) UNISBANK adalah tempat bertumbuhnya talenta kreatif–digital yang siap kerja dan siap berwirausaha. Kami percaya vokasi itu KUAT—Kreatif, Unggul, Adaptif, Terampil—dan karena itu pembelajaran dirancang dekat dengan dunia nyata, ramah untuk pemula, namun cukup menantang bagi yang ingin melesat. Selama 8 semester (146 SKS), mahasiswa menempa diri melalui proyek yang nyata dan terukur: merancang produk digital (UI/UX, web, mobile), mengembangkan konten dan branding (fotografi, videografi, motion/VFX), serta mengeksplor animasi, game, dan pengantar XR. Di Semester 5 mahasiswa menjalani Kerja Praktik 20 SKS agar merasakan ritme industri sesungguhnya; Semester 7 diisi KKN Tematik untuk membawa karya ke masyarakat/mitra; Semester 8 ditutup Tugas Akhir yang menuntaskan solusi berbasis kebutuhan pengguna. Ekosistem belajar ditopang 4 MK Wajib UniversitasEntrepreneurship for Start-Up, Agile Entrepreneurship, Kecerdasan Buatan, dan KKN Tematik—sebagai fondasi pola pikir wirausaha, literasi AI, dan kepedulian sosial. Semua itu dilakukan dalam lingkungan Fakultas Vokasi yang modern dan suportif: lab komputer dengan MacBook Air, ruang kelas ber-AC dan LCD, Wi-Fi cepat, ruang kolaborasi/meeting, serta akses perpustakaan online—mendorong proses belajar yang nyaman dan produktif. Untuk memperkuat fokus dan minat, TRMG menghadirkan tiga klaster keunggulan (Center of Excellence): Desain Produk Digital & UI/UX Berbasis Data (dari riset pengguna hingga prototipe hi-fi), Konten, Branding Digital, Motion & VFX (dari strategi cerita hingga kampanye lintas kanal), dan Animasi, Game, & XR Interaktif (dari short animation hingga vertical slice game). Setiap mahasiswa dibimbing membangun portofolio autentik yang bisa dipamerkan ke calon pemberi kerja atau dijadikan pijakan memulai usaha. Bagi orang tua, pendekatan ini berarti anak memiliki keterampilan yang jelas, karakter kerja yang baik (disiplin proyek, kolaborasi, komunikasi, etika digital), dan jaringan profesional sejak di bangku kuliah. Bagi mitra/stakeholder, TRMG menawarkan pola teaching factory—brief nyata, tenggat jelas, dan standar keluaran yang bisa diukur—sehingga mudah diintegrasikan dengan magang, proyek bersama, atau rekrutmen. Bagi Gen Z, ini adalah ruang untuk “belajar sambil berkarya”: mencicil mimpi menjadi UI/UX & Product Designer, Interactive/Graphic Designer, Web/Game Designer, Content/Motion Designer, Animator/Videographer, atau Creative Technopreneur—dengan gelar S.Tr.Kom dan akreditasi prodi Baik sebagai pijakan. Singkatnya, TRMG bukan sekadar tempat kuliah; ini adalah perjalanan membangun karya yang bermanfaat bagi diri, keluarga, industri, dan masyarakat—mulai dari hari pertama Anda bergabung.

BAIK

S.Tr.Kom

Di TRMG, kamu belajar membuat karya yang benar-benar dipakai orang. Sejak awal, kamu diajak memahami dasar-dasar desain dan komunikasi visual—cara memilih tipografi, warna, komposisi, hingga menulis pesan yang jelas. Lalu pelan-pelan kamu naik kelas: memotret dan mengolah gambar, menyusun video yang enak ditonton, menambahkan motion/VFX agar cerita lebih hidup, dan merancang identitas merek yang konsisten dari logo sampai guideline.

Begitu fondasi kuat, kamu masuk ke produk digital: riset pengguna, merancang alur (user flow), membuat wireframe dan prototipe interaktif di UI/UX, lalu membawanya ke web/mobile tingkat pemula–menengah. Kamu juga belajar multimedia interaktif, animasi 2D/3D, dan desain game—mencipta karakter, lingkungan, sampai vertical slice game yang bisa dimainkan. Ada pengantar XR (AR/VR) untuk mengeksplor pengalaman baru di edukasi, pariwisata, atau pemasaran.

Semua itu dibalut cara kerja yang profesional: manajemen proyek bergaya agile, kolaborasi tim, dokumentasi yang rapi, dan presentasi/pitching yang meyakinkan. Kamu dibekali literasi data & analytics agar setiap konten/fitur yang dibuat bisa diukur dampaknya, serta AI-assisted creation—memakai AI sebagai co-pilot secara etis dan bertanggung jawab. Melalui mata kuliah Entrepreneurship for Start-Up dan Agile Entrepreneurship, kamu memahami cara menguji ide, membuat MVP, hingga memikirkan monetisasi. Di KKN Tematik, kamu mengaplikasikan karya ke masyarakat/mitra nyata.

Belajarnya project-based: setiap semester ada artefak yang bisa kamu pamerkan—poster kampanye, brand kit, video 60 detik, motion bumper, prototipe aplikasi, landing page responsif, short animation 30–60 detik, vertical slice game 2–5 menit, sampai usability report. Puncaknya, Kerja Praktik 20 SKS di Semester 5 menempatkanmu di ritme industri, lalu Tugas Akhir merangkum semua kemampuan menjadi solusi yang relevan bagi pengguna.

Hasil akhirnya bukan hanya nilai, tapi portofolio autentik dan kebiasaan kerja yang dicari industri: teliti, komunikatif, kolaboratif, dan beretika digital. Entah kamu ingin jadi UI/UX & Product Designer, Content/Motion Designer, Web/Game Designer, Animator/Videographer, atau merintis sebagai Creative Technopreneur, di TRMG kamu belajar hal yang sama: membuat karya yang berguna, bermakna, dan layak dibanggakan.

Kurikulum TRMG (D4) — 146 SKS, Berbasis Proyek & Portofolio

Kurikulum TRMG dirancang agar mudah diikuti pemula, namun cukup menantang bagi yang ingin melesat. Selama 8 semester (146 SKS), pembelajaran bersifat project-based dan berorientasi Outcome-Based Education (OBE): setiap mata kuliah menuntun pada keluaran nyata (artefak/portofolio) yang relevan untuk industri. Kami menggabungkan kolaborasi dengan IDUKA (real client), pembiasaan kerja tim yang profesional, serta literasi teknologi—termasuk AI-assisted creation—agar mahasiswa siap kerja sekaligus siap wirausaha.

Peta Belajar (Ringkas & Humanis)

  • Fondasi Visual & Digital (Smt 1–2)

Mahasiswa membangun dasar yang kuat: menggambar, desain grafis & komunikasi visual, fotografi–editing foto, dasar videografi, serta logika & pemrograman dasar. Tujuannya sederhana: peka terhadap masalah, piawai bercerita secara visual, dan nyaman memakai perangkat kerja kreatif.

  • Penguatan & Eksplorasi (Smt 3–4)

Masuk ke UI/UX (riset pengguna, wireframe, prototipe), web tingkat awal–menengah, motion/VFX, animasi dasar, game 2D, dan basis data multimedia. Di tahap ini hadir MK Wajib Universitas:

Entrepreneurship for Start-Up, Agile Entrepreneurship, dan Kecerdasan Buatan—membentuk pola pikir bisnis yang lincah dan literasi AI yang etis.

  • Imersi Industri (Smt 5)

Kerja Praktik 20 SKS. Mahasiswa “hidup” dalam ritme kerja sungguhan: menerima brief, memegang tenggat, berkolaborasi lintas peran, dan mengirim output yang dinilai langsung oleh pembimbing industri/mitra.

  • Diferensiasi & Dampak (Smt 6–7)

Memperdalam jalur minat/COE:

    1. Desain Produk Digital & UI/UX Berbasis Data
    2. Konten, Branding Digital, Motion & VFX
    3. Animasi, Game, & XR Interaktif

Proyek industri, case study, dan KKN Tematik (Smt 7) memastikan karya punya manfaat untuk masyarakat/organisasi nyata.

  • Pematangan & Showreel (Smt 8)

Tugas Akhir merangkum semua kemampuan menjadi solusi terukur yang siap dipresentasikan kepada dosen, mitra, dan calon pemberi kerja.

 

Cara Belajar & Penilaian

  • Studio/Workshop intensif: satu mata kuliah = satu produk nyata (poster, brand kit, video 60 detik, motion bumper, prototipe aplikasi, short animation, vertical slice game, laporan uji kegunaan, dsb.).
  • Rubrik industri & umpan balik berlapis: dosen, teman sebaya, dan—jika ada—mentor mitra memberi masukan yang spesifik.
  • Presentasi & pitching: membiasakan komunikasi profesional di depan publik/klien.
  • Portofolio berkelanjutan: artefak semesteran dirangkai menjadi showreel untuk CV/LinkedIn/website pribadi.

Mengapa Kurikulum Ini Relevan?

  • Nyata & terukur: tiap semester ada karya yang bisa dipamerkan.
  • Fleksibel mengikuti minat: tiga COE memberi jalur pertumbuhan yang jelas.
  • Siap kerja, siap usaha: kombinasi Entrepreneurship + AI + praktik industri membuat lulusan adaptif di berbagai skenario kerja.
  • Berjejaring sejak dini: kerja praktik, proyek bersama, dan KKN membuka peluang magang, kolaborasi, hingga rekrutmen.

Singkatnya, kurikulum TRMG membawa mahasiswa dari dasar yang rapi → karya yang bermakna → portofolio yang membanggakan. Ini bukan sekadar kumpulan mata kuliah, tetapi perjalanan belajar yang humanis—membentuk keterampilan, karakter, dan kepekaan agar setiap karya punya dampak bagi diri, industri, dan masyarakat.

Total SKS: 146

Lama Kuliah: 8 Semester

Mata Kuliah Unggulan:

1. Grafik & Multimedia Interactive Desain
2. Animator & Videografer
3. Web & Game Designer
4. Content Creator & Social Media Specialist

Dosen berpendidikan S2 dan S3 serta memiliki sertifikasi profesional.

Lulusan D4 Teknologi Rekayasa Multimedia Grafis (TRMG) disiapkan untuk langsung terserap industri kreatif–digital berbekal portofolio, pengalaman Kerja Praktik 20 SKS, dan kebiasaan kerja profesional. Karier dapat ditempuh di startup, agensi kreatif, e-commerce, media & hiburan, perusahaan teknologi/korporasi, instansi publik/NGO, hingga UMKM—atau membangun studio/brand sendiri sebagai creative technopreneur.

Jalur karier utama (sesuai minat/COE):

  • Desain Produk Digital & UI/UX: UI/UX Designer, Product Designer, UX Researcher, Front-End Web/Mobile.
  • Konten, Branding, Motion & VFX: Graphic/Brand Designer, Content Creator, Social Media Specialist/Manager, Videographer/Editor, Motion Designer/VFX, Content Strategist.
  • Animasi, Game & XR: 2D/3D Animator, Game Designer, Level Designer, Technical Artist/3D Generalist, XR (AR/VR) Content Developer/Prototyper.
  • Manajemen Proyek Kreatif: Creative/Project Coordinator, Producer, Account Executive untuk yang kuat di koordinasi dan komunikasi klien.

Pola kerja yang fleksibel: full-time (onsite/hybrid/remote), freelance lintas klien, atau wirausaha membangun jasa/produk digital (template, aset desain, plugin, IP animasi/game, micro-SaaS, konten berlangganan).

Jenjang dan pengembangan karier:

  • Junior → Middle → Senior → Lead/Manager dengan lintasan menuju Art/Creative Director, Head of Design, Design Ops/PM (produk).
  • Penguat daya saing: portofolio/showreel yang tajam, pengalaman proyek riil (KP & KKN), pemahaman analytics untuk dampak karya, literasi AI-assisted creation, serta etika dan komunikasi profesional.
  • Opsi nilai tambah: sertifikasi (mis. platform iklan/media sosial, analitik, atau perangkat lunak kreatif) dan kontribusi komunitas (hackathon, lomba, open-source/asset store).

Singkatnya, TRMG membuka jalan ke beragam peran kreatif–teknologis yang terus tumbuh kebutuhannya. Apa pun fokusmu—UI/UX, konten & branding, animasi/game, atau XR—kamu akan membawa karya yang nyata, cerita yang kuat, dan pengaruh yang terukur ke dunia kerja. Gelar S.Tr.Kom menjadi pijakan formal; portofolio dan pengalaman menjadi kunci yang membukakan pintu.

Testimoni